Email: pusat@itera.ac.id/ | Telpon: (0721) 8030188
Rektor ITERA Launching Program Penghijauan Kampus

Rektor ITERA Launching Program Penghijauan Kampus

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS. Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc., Ph.D., melauncing program penghijauan kampus dengan melibatkan mahasiswa baru ITERA tahun 2019. Secara simbolis Rektor menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan mahasiswa baru ITERA yang tengah mengikuti Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK) di Pelataran Gedung Kuliah Umum, Kamis (15/8/29).

Rektor menyampaikan, sebagaimana moto ITERA yakni SmartFriendly, and Forest Campus, maka mahasiswa perlu terlibat untuk mewujudkan ITERA sebagai kampus berbasis hutan. Sehingga melalui program penghijauan yang dipelopori oleh mahasiswa baru ITERA angkatan 2019, diharapkan target ITERA untuk menghijaukan separuh dari lahan kampus yang mencapai 275 hektare dapat segera terwujud.

“ITERA menjadi forest campus perlu segera kita wujudkan, dan bukan hanya menjadi tanggungjawab pimpinan, tetapi juga perlu melibatkan semua sivitas akademika ITERA termasuk mahasiswa,”ujar Rektor.

Rektor juga berharap melalui program penghijauan, mahasiswa tidak hanya terlibat menanam pohon di lingkungan kampus, tetapi ikut merawat sehingga merasa memiliki dan akan turut serta menjaga tanaman yang ada di kampus.

“Kalian adalah pelopor program penghijauan ini, karena mahasiswalah yang memiliki kampus, dan akan melihat langsung empat tahun ke depan, tanaman yang ditanam tumbuh besar menghijaukan kampus ini,”ujar Rektor.

Sementara ketua Satuan Tugas (Satgas) Penghijuan ITERA, Yeni Rahayu, M.Si menjelaskan, dalam program penghijauan yang melibatkan sekitar 3.600 mahasiswa baru ITERA, ditargetkan akan ditanam sekitar 14.000 pohon dari berbagai jenis di 30 hektare lahan penghijauan ITERA.

Nantinya mahasiswa baru yang terbagi menjadi sekitar 90 kelompok, masing-masing kelompok akan menanam 100-150 bibit pohon. Jenis tanaman yang ditanam mahasiswa, menurut Yeni diutamakan tanaman-tanaman khas Sumatera, sehingga selain program penghijauan juga akan menjadi kawasan konservasi flora khas Sumatera.

“Seluruh mahasiswa baru dengan didampingi kakak pembimbing akan mulai melakukan penanaman setelah program PPLK selesai. Nantinya mereka juga akan merawat, dan melebeli tanaman dengan nama kelompok mereka,”jelas Yeni.

Program penghijauan ini juga menurut Yeni akan melibatkan Satgas Penghijauan ITERA yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan ITERA yang telah dibentuk oleh Rektor ITERA beberapa waktu lalu. [Humas]

Close Menu