You are currently viewing Prodi Matematika Itera Hadirkan SUAR-TKA untuk Dukung Persiapan TKA SMP di Lampung Timur

Prodi Matematika Itera Hadirkan SUAR-TKA untuk Dukung Persiapan TKA SMP di Lampung Timur

 

ITERA NEWS — Program Studi Matematika Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengembangkan Sistem Uji Adaptif dan Responsif (SUAR-TKA), teknologi tepat guna berbasis digital untuk membantu sekolah mempersiapkan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SMP. Sistem tersebut diperkenalkan dan diuji coba melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMP Muhammadiyah Al Ghifari, Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

SUAR-TKA dirancang sebagai instrumen diagnostik yang tidak hanya memberikan skor akhir, tetapi juga memetakan capaian siswa berdasarkan kompetensi. Platform ini menyediakan bank soal berdasarkan kerangka soal TKA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), ujian digital dengan koreksi otomatis, serta analitik capaian kompetensi pada tingkat individu dan kelas.

Pengembangan SUAR-TKA ditujukan untuk membantu guru memperoleh gambaran kemampuan siswa secara lebih terukur. Sistem tersebut juga dapat mendukung guru dalam mengidentifikasi kompetensi yang perlu diperkuat sehingga persiapan TKA tidak hanya berorientasi pada latihan soal, tetapi juga penguatan kemampuan berpikir siswa.

Dalam kegiatan tersebut, SUAR-TKA langsung diuji cobakan kepada siswa untuk memperoleh masukan bagi penyempurnaan sistem. Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi, simulasi penyusunan soal berbasis penalaran, pengenalan platform SUAR-TKA, serta uji coba sistem.

Kegiatan PkM diikuti puluhan guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Timur serta perwakilan MGMP Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang semula ditujukan bagi guru Matematika dalam lingkup MGMP Kecamatan Batanghari diperluas menjadi tingkat kabupaten atas rekomendasi Kepala SMP Muhammadiyah Al Ghifari, M. Romadona, S.Pd., Gr.

Dr. Rifky Fauzi, S.Si., M.Si., mengatakan Prodi Matematika Itera terbuka membangun kolaborasi lanjutan dengan sekolah untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa.

“Kami siap berkolaborasi dengan sekolah untuk menyediakan sistem-sistem inovasi yang sederhana, tetapi tetap dapat mendukung pembelajaran yang efektif. Tidak harus selalu sesuatu yang besar, yang penting dapat menjawab kebutuhan guru dan siswa di lapangan,” ujarnya.Tetapkan gambar unggulan

Melalui kegiatan tersebut, guru mendapatkan penguatan mengenai penyusunan soal berbasis penalaran dan strategi mempersiapkan siswa menghadapi TKA. Tim menekankan pentingnya pemahaman konsep, kemampuan membaca informasi, penalaran, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.

Salah satu guru SMPN 1 Bumi Agung menilai TKA dapat mendorong guru meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membangun semangat belajar siswa.

“Penguatan konsep perlu dilakukan sejak kelas awal melalui pembelajaran yang lebih konkret dan praktik langsung supaya materi Matematika lebih mudah dipahami dan diingat siswa,” ujarnya.

Kepala SMP Muhammadiyah Al Ghifari, M. Romadona, S.Pd., Gr., menyambut baik pengembangan SUAR-TKA dan menyatakan kesiapan sekolah menjadi pusat pelaksanaan uji coba sistem tersebut.

“Karena program ini baik, kami siap menjadi pusat pelaksanaan uji coba TKA melalui sistem yang dikembangkan Itera,” ujarnya.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. Rifky Fauzi, S.Si., M.Si., Dr. Dewi Suhika, S.Si., M.Sc., dan Nurul Indah Safitri, S.Si., S.Mat., didampingi enam mahasiswa KKN. Tim Prodi Matematika Itera menegaskan bahwa SUAR-TKA bukan produk komersial, melainkan kontribusi akademik untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran Matematika.

Sistem tersebut dikembangkan secara mandiri, tidak bergantung pada layanan berbayar, dan terbuka untuk dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah maupun jenjang pendidikan dan mata pelajaran lainnya. (Rilis/Humas)