ITERA NEWS – Program Studi S1 Fisika Institut Teknologi Sumatera (Itera) memperkuat kapasitas dosen dalam pengelolaan penelitian melalui Workshop Research Management & International Collaboration, Rabu, 23 September 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Ir. Rofiqul Umam, M.Sc., Ph.D.Sc., dari University of Tsukuba, Jepang, untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan riset dan pengembangan kolaborasi internasional.
Workshop yang diikuti dosen di lingkungan Itera tersebut membahas strategi mengelola penelitian secara terarah, sekaligus mengembangkan jejaring akademik dengan mitra internasional.
Ketua Program Studi S1 Fisika Itera Dr. Tri Siswandi Syahputra, S.Si., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi dosen untuk memperluas pemahaman mengenai pengelolaan penelitian sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi dengan mitra internasional.
Dalam sesi materi yang dimoderatori Dr. Rahmat Nawi Siregar, S.Pd., M.Sc., Rofiqul Umam membahas pengelolaan penelitian mulai dari perencanaan dan pengembangan riset hingga pembangunan jejaring dengan mitra internasional. Menurut dia, pengelolaan riset yang terarah penting untuk mendukung kualitas sekaligus keberlanjutan penelitian.
Diskusi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengaitkan materi dengan kebutuhan pengembangan riset di lingkungan Itera. Topik yang dibahas antara lain strategi membangun jejaring akademik dan mengembangkan peluang kerja sama penelitian internasional.
Selain aspek manajemen penelitian, Rofiqul menekankan pentingnya jejaring akademik dalam pengembangan riset. Kolaborasi internasional dapat membuka peluang penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi peneliti, serta perluasan jejaring akademik.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para dosen berdialog langsung dengan narasumber mengenai pengalaman, tantangan, dan peluang dalam mengelola penelitian serta membangun kerja sama dengan mitra dari luar negeri.
Diskusi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengaitkan materi dengan kebutuhan pengembangan riset di lingkungan Itera. Topik yang dibahas antara lain strategi membangun jejaring akademik dan mengembangkan peluang kerja sama penelitian internasional.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program Diaspora Berdampak 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program ini mempertemukan perguruan tinggi dengan diaspora Indonesia untuk memperkuat kapasitas akademik dan jejaring internasional.
Dalam rangkaian kegiatan di Itera, Rofiqul Umam juga terlibat dalam sejumlah agenda akademik dan pengembangan kolaborasi riset antara Itera dan University of Tsukuba. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mempertemukan pengalaman riset di lingkungan akademik internasional dengan kebutuhan pengembangan penelitian di Itera. (Rilis/Humas)

