Mahasiswa Diminta Adaptif Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Mahasiswa Diminta Adaptif Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

  • Post author:
  • Post category:Berita
Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS. Program Studi Teknik Material melalui Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3) ITERA menyelenggarakan seminar online nasional bertajuk Peluang dan tantangan karier keteknikan di era revolusi industri 4.0″, Sabtu (8/8/2020)

Webinar yang diikuti lebih dari 250 peserta dan disiarkan melalui platform Zoom ini menghadirkan tiga pembicara yaitu Bhaskoro Aji Wibowo, S.T., IWE, dari FieldCore, a GE Company, Eben Tambunan, S.T. dari ExxonMobil Indonesia, dan Maulidin Bastian, S.T., M.T. dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Acara ini dipandu oleh moderator dosen Program Studi Teknik Material ITERA Dr. Muhammad Fatikul Arif, S.T., M.Sc.

Dalam sambutannya, Ketua LP3 ITERA Dr. Eng. Ratna Widyawati, S.T., M.T., ┬ámenyampaikan kepada para audiens khususnya mahasiswa agar dapat memanfaatkan seminar online ini dengan baik. “Topik seminar online ini sangat diperlukan oleh adik-adik mahasiswa, dalam hal ini khususnya mahasiswa ITERA dan juga mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang ikut bergabung dalam acara ini, sebagai modal untuk menyongsong dunia kerja di Era Revolusi Industri 4.0,” Ujar Dr. Eng. Ratna Widyawati.

Dalam sesi pemateri pertama, Bhaskoro Aji Wibowo, S.T., IWE, menyampaikan tentang pentingnya mental adaptif dari mahasiswa karena di era disruptive ini, sangat banyak perubahan yang terjadi di industri utamanya di perusahaan multi-nasional, seperti adanya merger maupun restrukturisasi perusahaan. Bhaskoro juga menegaskan bahwa ilmu yang selama ini beliau gunakan sebagai professional engineer sama seperti apa yang dipelajari selama di bangku kuliah.

“Mahasiswa perlu memiliki mental adaptif karena di era disruptive ini, sangat banyak perubahan yang terjadi di industri utamanya di perusahaan multi-nasional, seperti adanya merger maupun restrukturisasi perusahaan.”

Pemateri kedua, Eben Tambunan, S.T., menyampaikan untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0 mahasiswa dan alumni perguruan tinggi harus open minded, harus optimis dalam menghadapi semua tantangan, dan harus terbiasa menyelesaikan hal kecil dengan teliti untuk menerima tanggung jawab besar lainnya yang akan diberikan.

Sementara pemateri terakhir, Maulidin Bastian, S.T., M.T., menekankan agar mahasiswa senantiasa melatih softskill dan hardskill untuk dapat meminimalisir kegagalan. Dampak Revolusi Industri 4.0 yang paling terasa di kebidangan yang digeluti Maulidin yaitu tentang inspeksi teknik adalah semua kegiatan inspeksi telah mempunyai database, dan telah mengaplikasikan Internet of Things (IoT). [Humas]