ITERA NEWS – Dua mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) meraih Juara 2 dan Harapan 1 dalam Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Lampung 2026. Ajang yang diselenggarakan Forum GenRe Provinsi Lampung tersebut berlangsung pada 8–13 September 2026, dengan grand final digelar di Navara City Park, Bandar Lampung.
Novia Dwi Saputri, mahasiswa Program Studi Sains Aktuaria, meraih Juara 2 Duta GenRe Putri. Sementara Muhammad Abdi Prasetyo, mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika angkatan 2025, meraih Harapan 1 Duta GenRe Putra. Keduanya merupakan bagian dari lima mahasiswa Itera yang lolos sebagai finalis. Mereka mengikuti pembinaan melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) Sejahtera Itera.
Selama karantina, para finalis mengikuti sejumlah tahapan, antara lain motion challenge, deep interview, serta kegiatan edukasi langsung kepada masyarakat. Setiap finalis juga diminta mengembangkan program kerja sesuai isu yang diangkat.
Novia mengusung program Novera atau Novia Edukasi Kesehatan Mental. Program tersebut mengangkat isu self-awareness melalui kartu tantangan untuk mengenal diri dan jurnal reflektif.
Abdi mengangkat isu perencanaan masa depan remaja melalui program SENJA atau Sinergi Edukasi Nyata untuk Remaja Berdaya. Program tersebut menggunakan permainan ular tangga yang dimodifikasi sebagai media edukasi agar remaja dapat mengenali pilihan dan merencanakan masa depan dengan cara yang lebih menyenangkan. Menurut Abdi, program tersebut berangkat dari persoalan masih adanya remaja yang tidak melanjutkan pendidikan, belum memperoleh pekerjaan, atau belum memiliki arah yang jelas untuk masa depannya.
Sementara itu, Novia mengusung program Novera atau Novia Edukasi Kesehatan Mental. Program tersebut mengangkat isu self-awareness melalui kartu tantangan untuk mengenal diri dan jurnal reflektif.
Abdi mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan Itera. PIK R Sejahtera, misalnya, memberikan pendampingan dan menghadirkan psikolog selama proses pembinaan. Dukungan juga diberikan Asrama Itera dan Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HMTG) “Mayapada” Itera.
“Kalau bukan kita yang peduli dengan diri kita, siapa lagi? Lewat program SENJA yang saya bawa, saya ingin menunjukkan bahwa edukasi perencanaan masa depan dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan remaja, seperti permainan ular tangga,” ujar Abdi.
Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa Itera untuk lebih berani berkontribusi dan berprestasi di bidang sosial kemasyarakatan. “Harapan saya, teman-teman mahasiswa bisa melihat ini sebagai gerakan bersama untuk menjadi contoh Generasi Berencana yang sehat, cerdas, dan ceria,” kata Abdi.
Reporter: Annisa Nurazizah Khairani (Teknik Industri)

