You are currently viewing Prodi Fisika Itera Kenalkan Mitigasi Gunung Api lewat Simulasi Sains

Prodi Fisika Itera Kenalkan Mitigasi Gunung Api lewat Simulasi Sains

 

ITERA NEWS-Program Studi Fisika, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera (Itera), menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Sains Seru, Bencana Kita Kenali” di Pasar Yosomulyo Pelangi (PAYUNGI), Kota Metro, Lampung, Kamis, 22 Oktober 2026 . Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana gunung api melalui sosialisasi kebencanaan dan demonstrasi sains interaktif.

Koordinator Program Studi Fisika Itera, Dr. Tri Siswandi Syahputra, S.Si., M.Si., menekankan pentingnya menyampaikan edukasi sains dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, pengetahuan mengenai fenomena alam diharapkan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membantu masyarakat memahami risiko bencana dan pentingnya kesiapsiagaan.

“Melalui edukasi yang sederhana dan interaktif, kami berharap masyarakat semakin mengenali bahaya gunung api serta memahami pentingnya kesiapsiagaan. Sains perlu hadir sebagai pengetahuan yang bermanfaat dan membantu masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana,” ujar Dr. Tri.

Sejalan dengan tujuan tersebut, tim pengabdian Prodi Fisika Itera memberikan sosialisasi mengenai fenomena gunung api, potensi bahayanya, serta langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan generasi muda.

Untuk memperjelas materi yang disampaikan, tim juga menghadirkan simulasi letusan gunung api menggunakan peragaan sederhana. Melalui demonstrasi ini, masyarakat dapat mengenal fenomena vulkanisme secara visual sehingga konsep sains lebih mudah dipahami dan dihubungkan dengan fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengenalkan proses terjadinya letusan, kegiatan ini menekankan bahwa pemahaman terhadap fenomena alam perlu disertai pengetahuan tentang risiko dan langkah mitigasi. Masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi bahaya, meningkatkan kewaspadaan, serta memahami tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.

Pemilihan PAYUNGI sebagai lokasi kegiatan turut mendukung upaya tersebut karena pasar merupakan ruang publik yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Melalui edukasi langsung di lingkungan masyarakat, Prodi Fisika Itera berupaya memperluas jangkauan informasi kebencanaan sekaligus menerapkan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan bertema “Sains Seru, Bencana Kita Kenali”, Prodi Fisika Itera berharap edukasi sains dapat mendorong tumbuhnya budaya sadar bencana. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya gunung api dan langkah mitigasinya, masyarakat diharapkan semakin siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana. (Rilis/Humas)