Optimalkan Riset Dosen, Itera Gelar Sosialisasi Teknis Program Riset dan Pengembangan Kemdikti Saintek

Optimalkan Riset Dosen, Itera Gelar Sosialisasi Teknis Program Riset dan Pengembangan Kemdikti Saintek

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) mendorong optimalisasi hasil riset yang dilaksanakan para dosen yang tetap selaras dengan pelaksanaan kewajiban pendidikan sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., dalam sosialisasi teknis dan penandatanganan kontrak program pendanaan riset dan pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) tahun 2026 yang digelar di Aula Gedung C Itera, Senin, 27 April 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bersama Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait mekanisme pelaksanaan, pelaporan, serta aspek strategis dalam pengelolaan pendanaan.

Kepala LPPM Itera, Dr. Muhammad Fatikul Arif, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Itera memperoleh 40 pendanaan skema penelitian dari BIMA Kemendikti Saintek, 21 pendanaan pengabdian masyarakat, serta enam judul hilirisasi riset prioritas. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kapasitas dan daya saing riset dosen Itera di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala LPMPP Itera, Handoyo, S.Si., M.T., Ph.D., menegaskan kesiapan LPMPP dalam memberikan pendampingan, khususnya bagi penerima pendanaan hilirisasi riset prioritas. Pendampingan tersebut diwujudkan melalui penyediaan ruang konsultasi guna memastikan keberlanjutan dan kualitas luaran riset.

Pada tahun 2026 Itera memperoleh 40 pendanaan skema penelitian dari BIMA Kemendikti Saintek, 21 pendanaan pengabdian masyarakat, serta enam judul hilirisasi riset prioritas.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., menekankan bahwa pendanaan riset merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh dosen, tanpa mengabaikan tanggung jawab utama dalam pendidikan. “Kesempatan pendanaan ini perlu dimaksimalkan untuk menghasilkan luaran riset yang berkualitas, namun tetap diimbangi dengan komitmen dalam menjalankan fungsi pendidikan sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi,” ujar Ir. Arif Rohman.

Ia juga mengapresiasi para dosen penerima pendanaan yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam pengembangan riset sekaligus kontribusi terhadap institusi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis pelaksanaan dan pelaporan oleh Sekretaris LPPM, Dr. Meezan Ardhanu Asagabaldan, S.Pi., M.Si., yang menguraikan berbagai ketentuan penting dalam pengelolaan program pendanaan.

Melalui kegiatan ini, Itera berharap seluruh program riset dan pengabdian yang didanai dapat berjalan secara efektif, akuntabel, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Tim Liputan
Penulis: Andre Ramadhani (Teknik Material)
Fotografer: Arfan Ismail