You are currently viewing Sivitas Akademika Itera Gelar Sholat Istisqa

Sivitas Akademika Itera Gelar Sholat Istisqa

ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar Sholat Istisqa pada Senin, 14 September 2026, pukul 07.00 WIB di Lapangan Mini Soccer Itera. Kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama sivitas akademika memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau panjang yang tengah melanda.

Pelaksanaan Sholat Istisqa ini turut menjadi momentum reflektif bagi masyarakat Lampung, mengingat sebelumnya wilayah ini juga sempat terdampak sebaran abu vulkanik yang menyelimuti sejumlah daerah. Kondisi tersebut, ditambah dengan kemarau panjang yang berkepanjangan, membuat kebutuhan untuk memohon hujan yang membawa keberkahan dirasa semakin mendesak.

Sholat Istisqa ini dihadiri langsung oleh Rektor Itera, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., bersama jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Itera yang hadir dalam keadaan berwudhu serta membawa perlengkapan sholat masing-masing. Sholat sunnah dua rakaat tersebut diimami oleh Dr. Prio Santoso, S.Si., M.Sc., dengan khutbah disampaikan oleh Al-Ustadz Khumaidi, Lc.

Dalam khutbahnya, Al-Ustadz Khumaidi mengajak jamaah merenungi kondisi kemarau sebagai bentuk pengingat atas keterbatasan manusia di hadapan kekuasaan Allah SWT. “Ini semua karena rahmat Allah. Hari ini kita dipaksa untuk menengadahkan tangan ke langit,” ujarnya.

Dalam khutbahnya, Al-Ustadz Khumaidi mengajak jamaah merenungi kondisi kemarau sebagai bentuk pengingat atas keterbatasan manusia di hadapan kekuasaan Allah SWT.

Ia melanjutkan bahwa kondisi ini seharusnya menumbuhkan kesadaran akan kelemahan manusia sekaligus keagungan Allah SWT sebagai penguasa alam semesta. “Hari ini kita mengakui dalam lisan-lisan kita yang lemah, supaya ini jadi pelajaran. Tidak ada yang bisa menahan kekuatan alam semesta, tentu semua itu hanya Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang mampu melakukan itu. Ini adalah bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Itera menyampaikan pesan kepada seluruh sivitas akademika dan mahasiswa agar menjadikan momentum ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Perbanyak istighfar, berdoa kepada Allah supaya Allah turunkan hujan,” ujar Rektor.

Selain seruan spiritual, Rektor juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan individu di tengah kondisi kekeringan. “Kesehatan individual harus dijaga, artinya ketika terjadi kekeringan akan mengalami kekurangan air, tetapi jangan sampai dijadikan alasan untuk tidak melakukan kebaikan. Kita ini sedang dilanda kekeringan juga, jadi banyak minum,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi kemarau panjang ini semestinya menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika untuk semakin dekat dengan Allah SWT. “Mari kita bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT supaya Allah membantu dan memudahkan setiap urusan kita, dan memberikan rahmat kepada kita,” ujarnya.

Tim Liputan
Penulis: Nur Indah Ayu Syafitri (Teknik Sipil)
Fotografer: Raffi Akbar Nugraha (Teknik Informatika)