You are currently viewing Dosen Itera Latih Anak Panti Sosial Darul Amanah Olah Sayuran Jadi Mi Bergizi

Dosen Itera Latih Anak Panti Sosial Darul Amanah Olah Sayuran Jadi Mi Bergizi

ITERA NEWS – Tim dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Institut Teknologi Sumatera (Itera), melatih anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Sosial Anak Darul Amanah, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mengolah sayuran menjadi mi basah bergizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut dilaksanakan, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Program yang didanai melalui Skema Kelompok Keilmuan Itera 2026 itu dilatarbelakangi persoalan melimpahnya donasi sayuran yang diterima panti. Sayuran seperti kangkung, bayam, dan sawi tidak selalu habis dikonsumsi karena sebagian anak lebih menyukai mi instan daripada sayuran. Akibatnya, sebagian sayuran layu dan terbuang.

Melalui program bertajuk “Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Darul Amanah melalui Inovasi Mi Bergizi Berbasis Sayuran”, tim PkM yang diketuai Dr. Amalia Afifah, S.T.P., M.Si., mengolah sayuran tersebut menjadi bahan tambahan dalam adonan mi basah. “Kami melihat potensi besar dari sayuran donasi jika diolah dengan cara yang tepat. Anak-anak menyukai mi sehingga kami mengombinasikan preferensi tersebut dengan kebutuhan gizi melalui penambahan sayuran ke dalam adonan mi basah,” ujar Dr. Amalia. Menurut dia, penggunaan sayuran tidak hanya membuat mi memiliki warna yang lebih menarik, tetapi juga menambah kandungan serat, vitamin, dan antioksidan.

Penggunaan sayuran tidak hanya membuat mi memiliki warna yang lebih menarik, tetapi juga menambah kandungan serat, vitamin, dan antioksidan.

Dalam pelatihan, peserta mempraktikkan tahapan pembuatan mi secara langsung, mulai dari blanching atau pemanasan singkat sayuran, pembuatan ekstrak sayur, pencampuran adonan hingga kalis, pencetakan, hingga perebusan. Tahapan tersebut diperkenalkan dengan teknik sederhana dan tetap memperhatikan kebersihan proses produksi.

Peserta juga mendapat pelatihan pengemasan menggunakan plastik food grade dan heat sealer. Keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu memperpanjang daya simpan mi sekaligus meningkatkan nilai jual produk.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen TIP Itera, yakni Nurbaiti, M.T.P., Dr. Jatmiko Eko Witoyo, S.T.P., M.P., Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D., Dr. Untung Trimo Laksono, S.Pi., M.Si., Ayu Rahayu Saraswati, S.T.P., M.Si., dan Dr. Dyah Ayu Larasati, S.T.P., M.Si., serta sejumlah mahasiswa.

Pengurus Panti Asuhan Darul Amanah, Suzana, menyambut baik pelatihan tersebut. Menurut dia, keterampilan mengolah dan mengemas mi dapat menjadi bekal bagi anak-anak sekaligus membuka peluang pengembangan usaha panti. Ia berharap keterampilan tersebut dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari life skill anak-anak dan berpotensi menjadi usaha panti. (Rilis/Humas)