Dosen ITERA Dampingi Pengelolaan Perhutanan Sosial Gunung Balak

Dosen ITERA Dampingi Pengelolaan Perhutanan Sosial Gunung Balak

  • Post author:
  • Post category:Berita
Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS. Tim dosen Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dari Program Studi Teknik Geomatika bersama Pusat Riset dan Inovasi (Purino) Sains Informasi Geospasial (SIG) terlibat dalam pendampingan pengelolaan perhutanan sosial di kawasan Gunung Balak, Lampung Timur. Hal tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan terbangunnya mitra masyarakat di perguruan tinggi.

Keterlibatan tim ITERA dalam mendampingi pengelolaan hutan merupakan tindak lanjut kerja sama antara Prodi Teknik Geomatika dan Purino SIG ITERA dengan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dan BPDASHL Way Seputih-Sekampung. Dalam diskusi yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kehutanan Lampung beberapa waktu lalu, Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Rustam Efendi, M.M. melibatkan ITERA dalam pengelolaan kegiatan perhutanan sosial di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Gunung Balak, Lampung Timur.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala BPDASHL WSS Idi Bantara SHut. MSc., Kabid Pengelolaan DAS dan RHL Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Awal Budiantoro, S.Hut., M.Eng., Sekretaris Prodi Teknik Geomatika ITERA Agung mahadi putra perdana MSc dan Kepala Purino SIG ITERA M. Ulin Nuha, ST. M.Eng.

Lebih lanjut, Rustam menerangkan, perhutanan sosial adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan oleh masyarakat. Pengelolaan hutan oleh masyarakat, di lapangan dipengaruhi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya baik dari sisi lingkungan ataupun sosial budayanya.

ā€œDengan pola perhutanan sosial ini keseimbangan antara dinamika lingkungan dan sosial budaya akan terwujud untuk menciptakan hutan lestari dan masyarakat yang sejahtera,ā€ ujar Rustam.

Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dan BPDASHL WSS berharap semua pihak, termasuk akademisi ITERA dapat terlibat dalam pelestarian hutan di Provinsi Lampung.

Sekretaris Prodi Teknik Geomatika ITERA, Agung mahadi putra perdana M.Sc., menyampaikan, pihaknya bersama Purino SIG ITERA siap mendukung dalam hal penggunaan informasi data spasial.

Dalam pengelolaan suatu wilayah, pemanfaatan informasi data spasial sangat strategis dan berperan penting mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasinya. Sehingga pada akhirnya proses pengelolaan tersebut bisa dianalisis bukan hanya informasi kualitas dan kuantitasnya, namun juga informasi keruangannya (spasial).

Dalam waktu dekat tim ITERA akan melakukan pemetaan lahan garapan. Dengan pemetaan lahan garapan yang baik masyarakat akan lebih percaya diri dalam menggarap. Di sisi lain Pemerintah akan lebih mudah dalam mendampinginya.

Sementara Kepala BPDASHL WSS Idi Bantara SHut. MSc., berharap kegiatan perhutanan sosial di KPH Gunung Balak akan menjadi terobosan dalam pengelolaan hutan di Provinsi Lampung dan terus hingga nasional.

Pola pengelolaan ini mengedepankan kearifan lokal dengan menggunakan bibit tanaman unggul asli kawasan tersebut yaitu Alpukat Siger Sibatu. Dengan begitu masyarakat lebih yakin dengan tanaman yang mereka tanam, terutama secara nilai ekonominya. Sehingga hutan mensejahterakan hidup masyarakatnya, dan masyarakat turut serta melestarikan hutan. (Rilis/Humas)