You are currently viewing BPBD Lampung Gandeng Itera Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pasir Sakti

BPBD Lampung Gandeng Itera Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pasir Sakti

ITERA NEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung bersama Institut Teknologi Sumatera (Itera) membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Pasir Sakti, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Rabu, 19 Agustus 2026. Program tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam mengenali serta mengurangi risiko bencana di tingkat desa.

Kegiatan melibatkan dosen dari Program Studi Teknik Geomatika dan Perencanaan Wilayah dan Kota Itera. Tim terdiri atas Dr. Ir. Nirmawana Simarmata, M.Sc., Ratna Mustika Sari, S.T., M.T., Dr. Goldie Melinda Wijayanti, S.T., M.T., dan Fachri Muhammad Rasyid, S.P.W.K., M.URP.

Ketua tim pelaksana, Nirmawana Simarmata, mengatakan ketangguhan desa membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah desa dan warga mendapat pemahaman mengenai konsep Destana, pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, serta mitigasi berbasis masyarakat. Diskusi juga menggali informasi warga mengenai kondisi lingkungan, potensi ancaman, dan pengalaman menghadapi bencana.

Pendekatan lintas disiplin yang melibatkan Teknik Geomatika dan Perencanaan Wilayah dan Kota juga mendukung pemanfaatan informasi spasial dan perencanaan wilayah dalam pengurangan risiko bencana.

Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam mengenali risiko berdasarkan pengetahuan lokal. Pendekatan lintas disiplin yang melibatkan Teknik Geomatika dan Perencanaan Wilayah dan Kota juga mendukung pemanfaatan informasi spasial dan perencanaan wilayah dalam pengurangan risiko bencana.

Selain sosialisasi, kegiatan ditandai dengan pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Pasir Sakti. Forum ini menjadi wadah koordinasi pemerintah desa, masyarakat, relawan, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengidentifikasi risiko, menyusun langkah mitigasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan.

Kolaborasi BPBD Lampung dan Itera diharapkan menjadi fondasi bagi Desa Pasir Sakti untuk membangun sistem pengurangan risiko bencana yang berbasis data, pengetahuan lokal, perencanaan wilayah, dan partisipasi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut berperan dalam mengenali, mengurangi, dan mengelola risiko bencana secara mandiri dan berkelanjutan. (Rilis/Humas)