ITERA NEWS – Tim dosen Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengenalkan pemanfaatan sampah menjadi briket sebagai sumber energi alternatif kepada 22 santri tingkat SMA Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Assahil, Lampung Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut dilaksanakan Kelompok Keilmuan Manajemen Lingkungan, Limbah Padat, dan Kualitas Udara dengan memberikan edukasi mengenai pengolahan sampah menjadi briket sebagai alternatif bahan bakar konvensional.
Materi disampaikan melalui presentasi dan diskusi interaktif. Santri antusias berdiskusi mengenai jenis sampah yang dapat dimanfaatkan serta proses pengolahannya menjadi briket.
Anggota tim PkM, Nurul Mawaddah, S.T., M.T., mengatakan antusiasme santri terlihat dari banyaknya pertanyaan selama diskusi.
“Santri-santri sangat antusias mengikuti sesi diskusi. Banyak pertanyaan yang muncul terkait bagaimana sampah di sekitar pondok bisa diolah menjadi briket sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan,” ujar Nurul.
Melalui kegiatan ini, Itera mendorong peningkatan pengetahuan generasi muda mengenai pengelolaan sampah sekaligus memperkenalkan potensi sampah sebagai sumber energi alternatif yang lebih berkelanjutan.
Tim PkM terdiri atas Yuni Lisafitri, S.P., M.Si., Nurul Mawaddah, S.T., M.T., Mia Erpinda, S.T., M.Si., Dian Neli Pratiwi, S.Si., M.Ling., Desi Puspita Sari, S.Si., M.T., Bambang Prasetio, S.Hut., M.EM., dan Ahmad Daudsyah, S.T., M.T. (Rilis/Humas)
