Perluas Kolaborasi Global, Itera Kembali Berpartisipasi pada KKN Internasional III BKS PTN Barat

Perluas Kolaborasi Global, Itera Kembali Berpartisipasi pada KKN Internasional III BKS PTN Barat

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus memperkuat jejaring kolaborasi antarkampus dan pemerintah daerah melalui partisipasinya dalam Rapat Koordinasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional III Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat yang diselenggarakan di Universitas Siliwangi (Unsil), Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 22–25 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 54 perwakilan perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam forum tersebut, Itera diwakili oleh Kepala Pusat KKN Itera, Dr. Prio Santoso, S.Si., M.Sc., yang turut berpartisipasi dalam pembahasan strategi pelaksanaan KKN Internasional 2026 bersama perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat lainnya.

Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Siliwangi, Prof. Dr. Eng. Ir. Aripin, IPU., ASEAN Eng., di Auditorium FKIP Universitas Siliwangi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan KKN Internasional menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antaranggota BKS PTN Barat sekaligus memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Prof. Aripin, KKN Internasional tidak hanya menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi lintas institusi dan lintas negara.

Keikutsertaan Itera dalam Rapat Koordinasi KKN Internasional III BKS PTN Barat menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat serta mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah.

Usai pembukaan, peserta rapat koordinasi melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti kegiatan ramah tamah sekaligus mendengarkan pemaparan mengenai potensi desa dan peluang kolaborasi dalam pelaksanaan KKN Internasional 2026. Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP.

Dalam paparannya, Bupati Tasikmalaya memperkenalkan enam desa yang akan menjadi lokasi pelaksanaan KKN Internasional, yakni Desa Cikalong, Desa Cikancra, Desa Cimanuk, Desa Kalapagenep, Desa Mandalajaya, dan Desa Sindangkerta. Keenam desa tersebut dinilai memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Rabu (24/6) dengan kunjungan ke Kabupaten Pangandaran yang juga akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan KKN Internasional 2026. Bertempat di Hotel Grand Palma Pangandaran, para peserta mengikuti sesi pemaparan mengenai potensi daerah yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pangandaran, Dr. Gumilar, S.Pd., M.M., C.H., C.Ht., pNNLP, yang hadir mewakili Bupati Pangandaran.

Keikutsertaan Itera dalam Rapat Koordinasi KKN Internasional III BKS PTN Barat menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat serta mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah. Melalui forum ini, Itera mendorong pelaksanaan KKN Internasional yang tidak hanya memperluas jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional, tetapi juga menghadirkan solusi dan dampak nyata bagi masyarakat melalui pengabdian berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. (Rilis/Humas)