ITERA NEWS — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Itera Maju Sejahtera resmi terbentuk sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai Institut Teknologi Sumatera (Itera). Pembentukan koperasi ditetapkan melalui rapat yang digelar di Aula Gedung C Itera, Senin, 4 Mei 2026.
Pembentukan KPRI Itera Maju Sejahtera menjadi upaya penguatan ekonomi pegawai berbasis asas kekeluargaan. Koperasi ini diharapkan mampu mengembangkan berbagai unit usaha yang berorientasi pada kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.
Ketua inisiator koperasi, Purwanto, A.K., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pegawai dalam proses pembentukan koperasi. Ia menegaskan bahwa koperasi ini diinisiasi sebagai upaya bersama untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan pegawai Itera.
“Koperasi ini dibangun untuk kepentingan bersama, dengan mengedepankan prinsip integritas, profesionalisme, dan amanah. Ke depan, sistem pengelolaan juga akan didukung mekanisme audit yang transparan,” ujar Purwanto.
Purwanto juga menambahkan, kehadiran koperasi baru ini tidak menjadi kompetitor, melainkan mitra yang dapat bersinergi dengan koperasi yang telah ada di Itera. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem koperasi di lingkungan kampus.
Koperasi ini dibangun untuk kepentingan bersama, dengan mengedepankan prinsip integritas, profesionalisme, dan amanah. Ke depan, sistem pengelolaan juga akan didukung mekanisme audit yang transparan
Mewakili pimpinan Itera, Kepala Biro Akademik, Perencanaan, dan Umum, Eko Feri Kurniawan, S.Si., M.Si., menyambut baik inisiatif pembentukan koperasi yang digagas langsung oleh pegawai. Ia berharap koperasi ini dapat menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi anggotanya, baik tenaga kependidikan ataupun dosen.
Menurut Eko, keberadaan lebih dari satu koperasi di Itera justru menjadi peluang untuk mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan kepada anggota. Ia juga menyoroti potensi pengembangan unit usaha seiring dengan rencana pengembangan kawasan komersial Itera. “Ke depan, kawasan Itera memiliki peluang besar untuk pengembangan bisnis. Hal ini dapat dimanfaatkan koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi pegawai. Mari kita bangun koperasi ini secara jujur dan amanah agar mampu berkembang dan menyejahterakan anggota,” ujar Eko.
Dalam rapat tersebut juga ditetapkan susunan pengurus koperasi, dengan Purwanto, A.K., sebagai ketua. Selain itu, forum membahas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), perancangan identitas koperasi, serta rencana pengembangan unit usaha dan program kerja.
Selanjutnya, KPRI Itera Maju Sejahtera akan diproses untuk memperoleh legalitas hukum. Koperasi ini direncanakan menjalankan kegiatan usaha simpan pinjam serta mengembangkan berbagai unit usaha produktif lainnya.
Ketua KPRI Itera Maju Sejahtera, Purwanto menegaskan bahwa tantangan utama koperasi tidak terletak pada proses pendirian, melainkan pada konsistensi dalam pengelolaan dan pengembangan usaha. “Mendirikan koperasi tidak sulit, yang utama adalah bagaimana menjalankannya dengan baik, konsisten, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota,” ujarnya.
Penulis : Rudiyansyah
Fotografer : Vera Aglisa, Juwita Indrya Saputra


