ITERA NEWS – Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Kementerian Sosial dan Masyarakat Keluarga Mahasiswa (KM) Itera menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Total bantuan yang berhasil dihimpun mahasiswa mencapai Rp11,6 juta.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana mahasiswa Itera yang kemudian disalurkan ke daerah terdampak. Penyaluran bantuan ke Provinsi Aceh telah dilakukan akhir Desember 2025, sedangkan bantuan untuk Provinsi Sumatera Barat disalurkan pada 6 Januari 2026.
Menteri Sosial dan Masyarakat KM Itera, Oktaviano Buana Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KM Itera dengan berbagai organisasi mahasiswa (Ormawa), baik dari himpunan mahasiswa maupun unit kegiatan mahasiswa (UKM), sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
“Penggalangan dana dilakukan selama dua hari secara luring dan tiga hari secara daring. Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui mekanisme yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah,” ujar Oktaviano.
Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui mekanisme yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah
Di Provinsi Sumatera Barat, penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Itera di wilayah Kabupaten Solok dan Tanah Datar. Sementara itu, bantuan untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, disalurkan melalui mahasiswa Itera yang berasal dari Aceh. Adapun bantuan untuk Provinsi Sumatera Utara disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung.
Oktaviano menambahkan, proses penyaluran bantuan turut melibatkan mahasiswa Itera yang terjun langsung ke daerah terdampak. Dana disalurkan melalui transfer kepada perwakilan mahasiswa setempat untuk kemudian digunakan membeli paket sembako yang dibagikan langsung kepada masyarakat. “Meski terdapat sedikit kendala dalam penentuan waktu penyaluran, seluruh bantuan dapat disalurkan dengan baik,” jelasnya.
Antusiasme mahasiswa Itera dalam membantu korban bencana terlihat tinggi, terutama saat penggalangan dana secara luring di lingkungan kampus. Mahasiswa dengan sukarela menyisihkan dana yang dimiliki sebagai bentuk solidaritas.
Oktaviano menambahkan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Itera sebagai perguruan tinggi di Sumatera terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban dan membantu proses pemulihan para korban.
Penulis: Andre Ramadhani (Teknik Material)

