Iterahero Hadirkan Wisata Edukasi Smart Farming bagi Anak dan Masyarakat

Iterahero Hadirkan Wisata Edukasi Smart Farming bagi Anak dan Masyarakat

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS — Inovasi eduwisata berbasis teknologi pertanian diperkenalkan kepada masyarakat melalui program Iterahero: Inovasi Wisata Edukasi Pertanian Cerdas Berbasis Smart Farming di kawasan greenhouse Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera). Program ini menghadirkan pengalaman belajar pertanian modern bagi anak-anak hingga masyarakat umum.

Kegiatan diawali dengan uji operasional selama tiga hari yaitu 28 – 30 Maret 2026. Pada sesi pagi, sebanyak 43 anak dari PAUD Mentari Daycare cabang Sukarame, Sukabumi, dan Way Halim, Bandar Lampung, mengikuti kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif.

Anak-anak diajak mengenal proses budidaya tanaman mulai dari penyemaian benih, pindah tanam, penyiraman, hingga memanen melon. Mereka juga diperkenalkan cara mengukur tingkat kemanisan buah menggunakan alat ukur derajat Brix serta menimbang hasil panen.

Ketua Tim Kegiatan Iterahero, Muhammad Yusuf, mengatakan program ini dirancang agar anak-anak dapat mengenal dunia pertanian sejak dini melalui metode belajar sambil bermain. “Kami ingin anak-anak dapat memahami teknologi pertanian modern secara sederhana,” ujar Yusuf.

Selain untuk anak-anak, Iterahero juga membuka kunjungan bagi mahasiswa, sivitas akademika Itera, dan masyarakat umum pada sore hari pukul 15.00–17.00 WIB. Pengunjung dapat memetik buah melon langsung dari greenhouse serta berfoto di sejumlah titik edukatif.

Selain untuk anak-anak, Iterahero juga membuka kunjungan bagi mahasiswa, sivitas akademika Itera, dan masyarakat umum pada sore hari pukul 15.00–17.00 WIB.

Selama masa uji operasional, kegiatan ini mendapat respons positif dari pengunjung dengan total omzet mencapai Rp7,4 juta.

Iterahero juga menjadi contoh hilirisasi riset mahasiswa Itera melalui penerapan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT), seperti pengaturan otomatis suhu dan kelembapan menggunakan sensor, exhaust fan, dan cooling pad, serta sistem irigasi tetes dan fertigasi.

Pengembang sistem digital Iterahero, Cornelius Linux, menjelaskan pengunjung dapat melihat dashboard pemantauan pertumbuhan tanaman secara real-time sehingga dapat memahami penerapan teknologi dalam pertanian modern.

Iterahero merupakan program kewirausahaan mahasiswa berbasis riset yang menggabungkan edukasi pertanian, teknologi smart farming, dan agrowisata dalam satu konsep terpadu. Informasi kunjungan dapat diakses melalui Instagram @kebunrayaitera. (Rilis/Humas)