ITERA NEWS — Tim dosen Kelompok Keahlian Kimia Hayati, Program Studi Kimia Institut Teknologi Sumatera (Itera), menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MuAD) Metro, Lampung, Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini diikuti 146 siswa kelas XI dan berfokus pada peningkatan pemahaman manajemen laboratorium yang aman, khususnya terkait Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah guna mengidentifikasi kondisi laboratorium serta kebutuhan pembelajaran. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan B3 sesuai regulasi nasional, identifikasi simbol bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga prosedur penyimpanan dan penanganan limbah kimia secara sederhana.
Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta studi kasus berbasis platform Quizizz yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam memahami potensi risiko di laboratorium.
Pemahaman terkait B3 penting ditanamkan sejak dini agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keselamatan kerja di laboratorium dan lingkungan
Ketua tim PkM, Dr. Rahmat Kurniawan, S.Si., M.Si., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat literasi sains sekaligus membangun budaya keselamatan di lingkungan sekolah. “Pemahaman terkait B3 penting ditanamkan sejak dini agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keselamatan kerja di laboratorium dan lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi serta kemampuan siswa menganalisis studi kasus yang diberikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk budaya keselamatan laboratorium yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas pembelajaran praktikum yang lebih aman dan sistematis. (Rilis/Humas)





