You are currently viewing Itera Bahas Evaluasi dan Persiapan KKN Internasional dalam Rakor FKLP2M BKS PTN Barat

Itera Bahas Evaluasi dan Persiapan KKN Internasional dalam Rakor FKLP2M BKS PTN Barat

ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengikuti Rapat Koordinasi Forum Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (FKLP2M) Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau, pada 28–31 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas evaluasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional 2026, persiapan penyelenggaraan tahun berikutnya, serta agenda tahunan dan pergantian kepemimpinan forum.

Delegasi Itera diwakili oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., Ph.D., dan Kepala Pusat KKN, Dr. Prio Santoso, S.Si., M.Sc. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari upaya Itera memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ir. Arif Rohman menjelaskan, rapat koordinasi selain membahas evaluasi kegiatan KKN Internasional tahun 2026, juga membahas persiapan KKN Internasional 2027 yang akan diselenggarakan oleh UMRAH. Pembahasan diarahkan pada kesiapan penyelenggaraan dan koordinasi perguruan tinggi peserta agar program pengabdian tersebut dapat berjalan secara terencana.

Di luar agenda KKN Internasional, forum membahas penguatan peran LPPM dalam mendukung penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, dan pengembangan karier dosen.

Adapun penyelenggaraan KKN Internasional tahun-tahun berikutnya telah dijadwalkan dengan Universitas Indonesia (UI) sebagai tuan rumah pada 2028 dan Universitas Syiah Kuala (USK), Aceh, pada 2029. Penetapan tersebut memberikan kepastian bagi perguruan tinggi anggota untuk mempersiapkan dukungan dan partisipasi dalam program kolaborasi lintas negara tersebut.

Di luar agenda KKN Internasional, forum membahas penguatan peran LPPM dalam mendukung penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, dan pengembangan karier dosen. Pembahasan juga menyoroti pentingnya komunikasi antarlembaga serta adaptasi perguruan tinggi terhadap dinamika kebijakan dan anggaran.

Rapat tahunan tersebut sekaligus menandai pergantian Ketua Forum Kepala LPPM BKS PTN Wilayah Barat dari Dr. Sri Lestari Wahyuningrum (UPN Jakarta) kepada Prof. Dr. Meutia, S.E., M.P. (UNTIRTA). Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan program sekaligus memperkuat koordinasi dan kerja sama antarperguruan tinggi anggota. (Rilis/Humas)