ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) menegaskan komitmennya untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Komitmen itu mengemuka dalam kegiatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera 2026 yang digelar di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan yang digelar Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera tersebut melibatkan perwakilan fakultas, program studi, serta unit kerja terkait. Forum menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan PMB 2026 sekaligus merumuskan perbaikan kebijakan penerimaan mahasiswa baru pada 2027.
Pada Tahun Akademik 2026/2027, Itera menerima 5.835 mahasiswa melalui berbagai jalur seleksi. Jumlah tersebut menjadi capaian penerimaan mahasiswa baru tertinggi Itera sepanjang periode 2023–2026.
Mewakili Rektor Itera, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ir. Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D., mengatakan evaluasi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan PMB berjalan semakin baik. Menurut dia, forum tersebut juga menjadi ruang dialog antara panitia PMB, pimpinan fakultas, dan program studi untuk membahas berbagai kendala yang muncul selama proses penerimaan.
“Berbagai masukan dalam pertemuan ini akan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan PMB Itera pada 2027. Forum evaluasi ini juga menjadi wujud komitmen Itera menjaga keterbukaan data dan akuntabilitas dalam seluruh proses penerimaan mahasiswa baru,” ujar Hadi Teguh Yudistira.
Berbagai masukan dalam pertemuan ini akan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan PMB Itera pada 2027. Forum evaluasi ini juga menjadi wujud komitmen Itera menjaga keterbukaan data dan akuntabilitas dalam seluruh proses penerimaan mahasiswa baru
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMB Itera, Dr. Abdul Rajak, M.Si., memaparkan pelaksanaan PMB 2026 mulai dari tahap persiapan, proses seleksi, hingga penetapan mahasiswa baru. Untuk Tahun Akademik 2026/2027, Itera menetapkan daya tampung awal sebanyak 5.260 mahasiswa pada 41 program studi melalui Keputusan Rektor Nomor 1463/DST/IT9/TM.00.00/2026. Daya tampung tersebut dialokasikan melalui tiga jalur utama, yakni 35 persen Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 60 persen Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 5 persen jalur mandiri.
Penerimaan Terbesar
Dalam realisasinya, SNBT menjadi jalur dengan penerimaan terbesar, yakni 2.993 mahasiswa, disusul SNBP sebanyak 1.953 mahasiswa. Secara kumulatif pada periode 2023–2026, kedua jalur nasional tersebut menyumbang sekitar 90 persen dari total 19.679 mahasiswa yang diterima Itera.
Pada 2026, Itera juga memperkuat jalur penerimaan alternatif. Sebanyak 401 mahasiswa diterima melalui Seleksi Mandiri, sedangkan jalur afirmasi yang baru dibuka menerima 285 mahasiswa. Itera juga menggagas jalur afirmasi putra daerah sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi dan mendorong pemerataan mahasiswa dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Untuk menjangkau calon mahasiswa lebih luas, Pusat PMB Itera melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan promosi. Salah satunya melalui Itera Open House bertema “Explore Your Aim”. Kegiatan yang melibatkan 41 program studi tersebut diikuti 1.032 siswa SMA, SMK, dan MAN dari 190 sekolah. Sosialisasi juga dilakukan ke berbagai daerah dengan melibatkan mahasiswa untuk memperkenalkan Itera dan program studi yang tersedia kepada calon mahasiswa.
Itera juga menggagas jalur afirmasi putra daerah sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi dan mendorong pemerataan mahasiswa dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Dari sisi keberlangsungan studi, laporan mencatat 4.342 dari 4.477 mahasiswa penerima jalur SNBP periode 2023–2025 masih berstatus aktif. Sementara itu, realisasi daftar ulang mahasiswa baru secara umum mencapai sekitar 81,4 persen dari calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi.
Selain itu, Dr. Abdul Rajak memaparkan, berdasarkan evaluasi kepuasan layanan PMB menunjukkan hasil positif. Sebanyak 91,8 persen responden menilai puas dengan pelayanan tim admin PMB, sementara 87,3 persen menilai pengumuman melalui media sosial mudah dipahami, dan 74 persen menilai informasi antar-kanal layanan sudah konsisten.
Namun, meski kepuasan cukup tinggi, Dr. Abdul Rajak menyebut, masih akan terus meningkatkan pelayanan, khususnya dalam proses pengisian Data Isian Mahasiswa (DIM). Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan perbaikan Pusat PMB Itera dalam mempersiapkan pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru 2027.
Tim Liputan
Penulis: Khaila Anindya Arza (Teknik Industri)
Fotografer: Satyo Pratama Singowiguno (Teknik Kimia)











