ITERA NEWS – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Institut Teknologi Sumatera (Itera) menegaskan komitmen mewujudkan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan bebas dari kekerasan. Komitmen itu disampaikan dalam Seminar Nasional, Workshop, dan Temu Nasional Satgas PPK se-Indonesia di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 8–10 September 2026.
Itera diwakili Ketua Satgas PPKPT, Martasari Beti Pangestuti, S.T., M.T., dan Sekretaris Satgas PPKPT, Annisa Hevita G. K. S., S.Si., M.Mat. Forum tersebut menjadi ruang bagi satgas dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas sekaligus berbagi pengalaman dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus.
Salah satu agenda utama kegiatan tersebut ialah deklarasi bersama Satgas PPK dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para perwakilan menyatakan komitmen untuk bersama-sama mewujudkan kampus yang aman, inklusif, bermartabat, dan bebas dari kekerasan.
Seminar dan temu nasional dibuka Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dengan pengantar Ketua Satgas PPK UNJ, Dr. Ikhlasiah Dalimoenthe, M.Si. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Ineke Indraswati, S.H., M.H., yang menyampaikan keynote speech mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Salah satu agenda utama kegiatan tersebut ialah deklarasi bersama Satgas PPK dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para perwakilan menyatakan komitmen untuk bersama-sama mewujudkan kampus yang aman, inklusif, bermartabat, dan bebas dari kekerasan.
Sejumlah materi diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai kebijakan dan tata kelola pencegahan serta penanganan kekerasan. Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi, Nur Syarifah, S.H., LL.M., membahas kebijakan pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di perguruan tinggi. Sementara materi mengenai tata kelola pencegahan dan penanganan kasus kekerasan disampaikan Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si., dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Pembahasan juga mencakup strategi perguruan tinggi dalam merespons kasus kekerasan yang menjadi perhatian publik.
Psikolog Elly Risman Musa kemudian membahas akar persoalan kekerasan dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Materi tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi satgas dalam memahami persoalan kekerasan secara lebih menyeluruh.
Satgas PPKPT Itera bersama delegasi satgas dari berbagai perguruan tinggi juga mengunjungi Komnas Perempuan dan Komnas HAM. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan memperkuat sinergi dalam perlindungan serta penegakan hak asasi manusia, khususnya di lingkungan pendidikan.
Ketua Satgas PPKPT Itera, Martasari Beti Pangestuti, S.T., M.T., mengatakan hasil pembelajaran dan jejaring yang diperoleh dalam forum nasional tersebut akan menjadi bekal untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di Itera.
“Melalui deklarasi dan keikutsertaan dalam forum nasional tersebut, Satgas PPKPT Itera berkomitmen mendorong terciptanya lingkungan kampus yang aman, inklusif, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika,” ujar Martasari. (Rilis/Humas)


