Promosikan Wisata Gastronomi, Prodi Pariwisata Itera Gelar Festival “Kurenai no Kizuna Matsuri”

Promosikan Wisata Gastronomi, Prodi Pariwisata Itera Gelar Festival “Kurenai no Kizuna Matsuri”

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS — Tim dosen Program Studi Pariwisata, Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Sumatera Economic Network for Trade and Relations (Sentra) menggelar festival budaya dan wisata gastronomi bertajuk Kurenai no Kizuna Matsuri di Pelataran Gedung A Itera, Lampung Selatan, Sabtu, 19 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan wisata gastronomi sekaligus strategi promosi budaya melalui pendekatan promotion mix.

Mengusung tema “Merah Elegan, Ikatan Budaya Merayakan Sejarah, Kreativitas, dan Persaudaraan”, festival ini menghadirkan perpaduan edukasi, kreativitas, dan hiburan dalam mengenalkan budaya Jepang kepada masyarakat.

Berbagai kegiatan ditampilkan dalam festival tersebut, mulai dari lomba cosplay dan cosplay walk (coswalk), penampilan dance cover, hingga festival kuliner Jepang yang melibatkan tenant UMKM. Pengunjung dapat menikmati beragam makanan khas Jepang seperti takoyaki dan ramen sekaligus mengenal konsep rasa umami yang menjadi ciri khas kuliner Jepang.

Konsep wisata gastronomi yang dihadirkan juga merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Gastronomi di Program Studi Pariwisata Itera. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa mempelajari makanan tidak hanya sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai representasi budaya, sejarah, dan identitas masyarakat.

Konsep wisata gastronomi yang dihadirkan juga merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Gastronomi di Program Studi Pariwisata Itera. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa mempelajari makanan tidak hanya sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai representasi budaya, sejarah, dan identitas masyarakat.

Koordinator Program Studi Pariwisata Itera, Fahmi Aziz, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga media edukasi budaya yang interaktif bagi masyarakat. “Melalui Kurenai no Kizuna Matsuri, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Pengunjung dapat mengenal budaya Jepang lebih dekat melalui seni, kuliner, dan nilai filosofinya,” ujar Fahmi.

Ketua pelaksana kegiatan, Lili Anggraini, menambahkan festival tersebut juga menjadi sarana penguatan kreativitas generasi muda serta kolaborasi antarkomunitas di lingkungan kampus. “Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan budaya dan wisata gastronomi yang dapat memperkaya wawasan serta menumbuhkan sikap saling menghargai di tengah keberagaman,” katanya.

Pelaksanaan festival didukung berbagai pihak, di antaranya Unit Kegiatan Mahasiswa Atarashii Sekai Itera, SENTRA Itera, dan Komunitas Cosplay Lampung. Melalui kegiatan ini, Itera kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan program inovatif dan edukatif yang berdampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat pengembangan wisata gastronomi berbasis budaya di lingkungan kampus. (Rilis/Humas)