ITERA NEWS – Dosen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (Itera), Rinda Gusvita, S.T.P., M.Sc., menjadi pembicara dalam kuliah tamu yang diselenggarakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), Selasa, 28 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Biologi dan Pendidikan Biologi.
Kuliah tamu merupakan bagian dari Mata Kuliah Wajib Universitas Islam dan Lingkungan serta menjadi implementasi awal kerja sama akademik antara Itera dan UIN RIL melalui skema pertukaran pengajar.
Acara dibuka Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN RIL, Dr. Sovia Mas Ayu, M.A., serta dihadiri koordinator program studi dan dosen di lingkungan fakultas tersebut. Dalam sambutannya, Dr. Sovia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi akademik antara kedua institusi yang sebelumnya telah menjalin nota kesepahaman (MoU).
Dalam sesi utama, Rinda membawakan materi bertajuk Eco-Industrial Park dan SDGs: Ketika Industri Belajar dari Alam. Melalui materi tersebut, mahasiswa diajak memahami konsep industri berkelanjutan dengan pendekatan ekosistem yang kontekstual dan mudah dipahami.
Kawasan industri berkelanjutan perlu dibangun dengan prinsip saling terhubung seperti ekosistem di alam, sehingga sumber daya dapat dimanfaatkan lebih efisien dan limbah dapat diminimalkan
Rinda menjelaskan bahwa sistem alami yang minim limbah dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan kawasan industri yang efisien dan ramah lingkungan. “Kawasan industri berkelanjutan perlu dibangun dengan prinsip saling terhubung seperti ekosistem di alam, sehingga sumber daya dapat dimanfaatkan lebih efisien dan limbah dapat diminimalkan,” ujarnya.
Kegiatan juga diisi diskusi interaktif mengenai peran ilmu biologi dalam menjawab tantangan keberlanjutan, termasuk pengelolaan limbah, energi, dan inovasi berbasis lingkungan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mahasiswa selama sesi diskusi berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, Itera dan UIN RIL diharapkan dapat terus memperkuat sinergi akademik serta membuka peluang kolaborasi lintas disiplin dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). (Humas)




