Itera Upayakan Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Auditorium SUMMIT

Itera Upayakan Dukungan Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Auditorium SUMMIT

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus mengintensifkan langkah strategis untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan Gedung Auditorium Sumatra Modern Integration of Technology and Talent (SUMMIT) Itera. Fasilitas ini dirancang sebagai auditorium berskala besar berkapasitas lebih dari 3.000 orang, yang sejak 2024 diproyeksikan menjadi pusat kegiatan akademik, ilmiah, dan kultural di Sumatera.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, secara langsung mengawal pengusulan proyek ini melalui berbagai tahapan yang sistematis. Pada Desember 2024, Itera mengajukan proposal pembangunan kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai langkah awal penganggaran infrastruktur.

Memasuki 2025, Itera melanjutkan proses melalui pembahasan teknis lintas kementerian. Namun, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pada Februari 2025 membuat rencana tersebut perlu disesuaikan. Itera kemudian memperluas pendekatan dengan menempuh jalur legislasi pada Maret 2025, termasuk menggalang dukungan DPR RI guna memperkuat peluang alokasi anggaran.

Auditorium SUMMIT Itera dirancang sebagai fasilitas monumental dengan konsep ruang modern, fleksibel, dan terintegrasi. Selain berfungsi sebagai ruang utama kegiatan berskala besar, kawasan ini juga menggabungkan Creative Hub serta Digital Security & Intelligent Technology Center dalam satu ekosistem

Upaya tersebut berlanjut melalui pembahasan langsung bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum saat kunjungan ke kampus Itera pada Mei 2025. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kembali strategi pengajuan pembangunan. Selanjutnya, pada Juni 2025, Direktorat Jenderal Prasarana Sarana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan verifikasi lapangan sebagai bagian dari proses evaluasi teknis.

Sepanjang pertengahan hingga akhir 2025, Itera juga menuntaskan berbagai readiness criteria, mulai dari dokumen teknis hingga kelengkapan administrasi sebagai prasyarat pengajuan anggaran. Hasilnya, pada Desember 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan rekomendasi bersyarat yang memperkuat posisi usulan tersebut. Dukungan ini kemudian dipertegas melalui langkah Komisi V DPR RI yang mendorong percepatan pembangunan melalui komunikasi resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum.  Perkembangan terbaru, pada Februari 2026, Kementerian Pekerjaan Umum mulai memproses usulan anggaran pembangunan Auditorium SUMMIT Itera. Tahap ini menjadi penanda bahwa proyek telah memasuki fase konkret menuju realisasi.

Ikon Baru Sumatera

Auditorium SUMMIT Itera dirancang sebagai fasilitas monumental dengan konsep ruang modern, fleksibel, dan terintegrasi. Selain berfungsi sebagai ruang utama kegiatan berskala besar, kawasan ini juga menggabungkan Creative Hub serta Digital Security & Intelligent Technology Center dalam satu ekosistem. Integrasi tersebut mencerminkan arah pengembangan Itera sebagai kampus berbasis inovasi yang menghubungkan teknologi, kreativitas, dan kolaborasi lintas disiplin.

Dukungan teknologi audiovisual, sistem akustik berkualitas, serta infrastruktur digital menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas berstandar tinggi yang mampu mendukung kegiatan akademik dan kolaborasi nasional hingga internasional. Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menegaskan bahwa pembangunan auditorium ini merupakan investasi jangka panjang bagi penguatan kualitas sumber daya manusia dan ekosistem keilmuan di Sumatera.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang mampu melahirkan gagasan besar, mempertemukan kolaborasi, dan menjadi pusat pertumbuhan intelektual,” ujar Rektor. Dengan skala besar dan konsep terintegrasi, Auditorium SUMMIT Itera diproyeksikan menjadi ikon baru Sumatera. Itera pun berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat, legislatif, serta seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan ini segera terealisasi dan memberikan dampak luas bagi kemajuan pendidikan dan inovasi di Indonesia. (Humas)