ITERA NEWS – Dosen yang juga instruktur Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Institut Teknologi Sumatera (Itera) mempresentasikan dua hasil penelitian dalam Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (KOLITA) ke-24 yang berlangsung pada 17–19 Juni 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi wujud komitmen para dosen dalam menghasilkan riset yang berkontribusi pada pengembangan kajian linguistik, budaya, dan pendidikan bahasa di tingkat nasional maupun internasional.
KOLITA merupakan forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi bahasa dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk berbagi hasil kajian serta memperkuat jejaring kolaborasi keilmuan.
Pada konferensi tersebut, tim dosen dan instruktur UPA Bahasa Itera mempresentasikan makalah berjudul “Parodi dan Humor Bahasa dalam Penyatuan Identitas Asia Tenggara dalam Perang Komentar dengan Warganet Korea Selatan”. Penelitian yang diketuai oleh Dr. Sunarsih, M.A., dengan anggota Anjar Nur Cholifah, M.Pd., Reza Pustika, M.Pd., Doni Alfaruqy, M.Pd., dan Harits Setyawan, M.Pd., itu mengkaji bagaimana parodi dan humor bahasa di media sosial berperan dalam membangun solidaritas serta identitas kolektif masyarakat Asia Tenggara ketika berinteraksi dengan warganet Korea Selatan.
Partisipasi dosen dan instruktur UPA Bahasa Itera dalam KOLITA 2026 menjadi salah satu wujud produktivitas akademik sivitas Itera dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan masyarakat dan dunia pendidikan.
Selain itu, tim juga mempresentasikan penelitian berjudul “Incorporating the Cultural Competence for Tourism Students at English for Tourism Subject” yang diketuai oleh Doni Alfaruqy, M.Pd., dengan anggota Dr. Sunarsih, M.A., Reza Pustika, M.Pd., Anjar Nur Cholifah, M.Pd., dan Harits Setyawan, M.Pd. Penelitian tersebut menyoroti pentingnya pengintegrasian kompetensi budaya dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk Pariwisata guna membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi lintas budaya yang dibutuhkan dalam industri pariwisata global.
Partisipasi dosen dan instruktur UPA Bahasa Itera dalam KOLITA 2026 menjadi salah satu wujud produktivitas akademik sivitas Itera dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan masyarakat dan dunia pendidikan. Selain menjadi sarana diseminasi hasil riset, konferensi tersebut juga membuka peluang kolaborasi dengan peneliti dari berbagai institusi.
Melalui keterlibatan aktif dalam forum ilmiah bereputasi, Itera terus mendorong peningkatan kapasitas dosen dan instruktur dalam bidang penelitian serta publikasi ilmiah. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Itera untuk memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, dan memperluas kontribusi keilmuan di tingkat global. (Rilis/Humas)


