ITERA NEWS — Rektor Institut Teknologi Sumatera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan komitmen Itera sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Perencanaan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2027 di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 25 Februari 2026.
“Setiap tahun Itera meluluskan sekitar 5.000 sarjana di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Para lulusan ini siap berkontribusi pada berbagai sektor industri di Lampung,” ujar Rektor.
Ia juga mengungkapkan, pemerintah daerah memberikan ruang bagi Itera untuk melakukan kajian dan pengembangan inovasi di sektor pertanian, khususnya padi lahan kering. Inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat program ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan pertanian konvensional serta menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
Dalam forum tersebut, turut hadir guru besar Itera, Prof. Ibnu Syabri, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Infrastruktur, Perencanaan Wilayah, dan Teknologi Majelis Pertimbangan Riset Daerah Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum konsultasi publik menjadi wadah strategis untuk menghimpun ide, gagasan, dan masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan RKPD 2027. “Pembangunan pada hakikatnya adalah perubahan menuju kondisi yang lebih maju dan sejahtera. Karena itu, dibutuhkan perencanaan yang baik dengan partisipasi lintas instansi,” ujarnya.
Setiap tahun Itera meluluskan sekitar 5.000 sarjana di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Para lulusan ini siap berkontribusi pada berbagai sektor industri di Lampung
RKPD Provinsi Lampung Tahun 2027 disusun selaras dengan Visi Pembangunan Provinsi Lampung 2025–2029, “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, melalui tiga misi utama pembangunan atau Tiga Cita: pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif; penguatan sumber daya manusia yang unggul dan produktif; serta peningkatan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan dengan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.
Forum ini diikuti sekitar 200 peserta dari unsur perangkat daerah Provinsi Lampung, Bappeda kabupaten/kota, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi profesi, dan insan pers. Sejumlah materi strategis turut disampaikan, antara lain perkembangan investasi daerah oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, serta arah kebijakan pembangunan Lampung ke depan oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Dr. Anang Risgiyanto.
Melalui forum konsultasi publik ini, Itera menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat Lampung.
Tim Liputan
Penulis : Andre Ramadhani (Teknik Material)
Fotografer : Arfan Ismail









