You are currently viewing Dorong Percepatan Kinerja, UPA Bahasa Itera Luncurkan Pelatihan TOEFL Gratis

Dorong Percepatan Kinerja, UPA Bahasa Itera Luncurkan Pelatihan TOEFL Gratis

 

ITERA NEWS— UPA Bahasa Institut Teknologi Sumatera (Itera) meluncurkan program pelatihan TOEFL gratis sebagai upaya mempercepat pencapaian target kinerja tahun 2026. Program tersebut diawali dengan pelatihan bertajuk Write It Right: Menguasai Pola Kalimat Sederhana dalam Bahasa Inggris yang diselenggarakan pada 7 September 2026 dengan menghadirkan pemateri dari UPA Bahasa.

Pelatihan perdana tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelatihan TOEFL yang akan diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan. Selain mendukung pencapaian target kinerja, program ini dirancang untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, khususnya dalam memahami dan mengerjakan soal-soal TOEFL.

Kepala UPA Bahasa Itera, Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelatihan yang intensif dan berkelanjutan menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pencapaian target kinerja UPA Bahasa pada 2026.

“Pada Triwulan III, terdapat 872 peserta yang memperoleh skor di atas 480. Secara kumulatif hingga Triwulan III, jumlah peserta yang memperoleh skor di atas 480 mencapai 3.464 peserta atau 92,37 persen dari target tahunan sebanyak 3.750 peserta. Kami mengupayakan percepatan pencapaian target tersebut melalui pelatihan yang intensif dan berkelanjutan. Kami optimistis UPA Bahasa mampu mencapai target kinerja tahun 2026 lebih awal,” ujar Harits.

Sejalan dengan tujuan tersebut, pelatihan perdana difokuskan pada pemahaman pola kalimat sederhana dalam bahasa Inggris sebagai dasar dalam mengerjakan soal structure TOEFL. Peserta diperkenalkan dengan unsur pembentuk kalimat, seperti Subject (S), Predicate (V), Complement (C), Object (O), dan Adverb (A), serta jenis-jenis kalimat dalam bahasa Inggris, mulai dari simple sentence, compound sentence, complex sentence, hingga compound-complex sentence.

Setelah memahami dasar-dasar pola kalimat, peserta diajak menerapkannya melalui pembahasan soal-soal structure yang sering muncul dalam tes TOEFL. Peserta terlebih dahulu diberi kesempatan menentukan jawaban sebelum pemateri memberikan jawaban yang tepat beserta penjelasannya.

Metode tersebut membuat pelatihan berlangsung interaktif. Suasana semakin hidup melalui permainan yang digunakan dalam pembentukan kelompok mahasiswa. Dua kelompok terpilih kemudian mendapat kesempatan menjawab soal structure yang ditampilkan pada layar dan berhasil menjawab seluruh soal dengan nilai sempurna.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari keterlibatan aktif selama pelatihan berlangsung. UPA Bahasa juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dari seluruh program studi untuk mengikuti rangkaian pelatihan TOEFL berikutnya.

Pelatihan TOEFL tersebut terbuka bagi seluruh mahasiswa Itera dan tidak dipungut biaya. Program ini terutama direkomendasikan bagi mahasiswa semester akhir yang masih mengalami kendala dalam mengerjakan soal structure TOEFL sebagai salah satu upaya meningkatkan kesiapan akademik dan kemampuan berbahasa Inggris. (Rilis/Humas)