Rektor Itera Terima Penghargaan BRIN atas Komitmen dan Dedikasi Pengembangan Kebun Raya

Rektor Itera Terima Penghargaan BRIN atas Komitmen dan Dedikasi Pengembangan Kebun Raya

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Rektor Institut Teknologi Sumatera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menerima penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atas dukungan, komitmen, dan dedikasi dalam mendorong pengembangan kebun raya di perguruan tinggi, khususnya di Itera. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dalam kegiatan Temu Pengelola Kebun Raya Indonesia 2026 di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Rabu, 15 Apil 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si, menegaskan bahwa kebun raya memiliki peran strategis dalam mendukung konservasi tumbuhan dan keberlanjutan lingkungan nasional. Menurutnya, Jejaring Kebun Raya Indonesia menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya konservasi yang berkelanjutan dan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.

“Jejaring Kebun Raya Indonesia memiliki peran strategis dalam memperkuat upaya konservasi tumbuhan secara berkelanjutan dan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Prof. Arif Satria.

Ia menambahkan, kebun raya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai simpul kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, serta memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Kebun raya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai simpul kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, serta memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim

Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh BRIN. Rektor menyebut, pengembangan Kebun Raya Itera merupakan bagian dari komitmen institusi sejak awal pendirian kampus yang mengusung isu keberlanjutan. “Kebun Raya Itera sudah dicanangkan sejak awal pendirian kampus Itera yang mengusung isu keberlanjutan sebagai komitmen yang terus kami kawal,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Konservasi Flora Sumatera/ Kebun Raya Itera, Alawiyah, S.P., M.Hut., memaparkan, Itera menyediakan lahan seluas 75 hektare yang didedikasikan khusus sebagai kawasan kebun raya. Lahan tersebut dirancang sebagai area konservasi yang mendukung pelestarian berbagai spesies tanaman sekaligus menjadi sarana pendidikan dan penelitian bagi sivitas akademika maupun masyarakat.

Penghargaan yang diterima Rektor Itera menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif perguruan tinggi dalam pengembangan kebun raya di Indonesia. Capaian ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Itera dalam mendukung pengembangan Kebun Raya Indonesia, serta menghadirkan inovasi di bidang konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Forum Temu Pengelola Kebun Raya Indonesia 2026 diikuti oleh para pengelola kebun raya binaan BRIN dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi capaian, tantangan, dan penguatan koordinasi dalam pengelolaan kebun raya sebagai pusat konservasi, riset, edukasi, wisata, dan pemanfaatan berkelanjutan.

Liputan : Arpan Ismail