ITERA NEWS — Kesehatan mental menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar dan aktivitas pelajar. Karena itu, Kelompok Keilmuan (KK) Ilmu-Ilmu Kemanusiaan Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengenalkan pentingnya self-care kepada siswa SMA Al Kautsar Bandar Lampung melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk “Psikoedukasi Self-Care Berbasis Buku Ilustrasi Interaktif untuk Mendukung Kesehatan Mental Siswa SMA Al Kautsar di Bandar Lampung” tersebut menggunakan buku ilustrasi interaktif berjudul Rawat Diri sebagai media edukasi. Buku ini dirancang untuk membantu siswa mengenali kondisi diri sekaligus mempraktikkan aktivitas sederhana yang dapat mendukung kesejahteraan diri.
Berbeda dari buku yang hanya menyajikan informasi, Rawat Diri mengajak siswa terlibat langsung melalui berbagai aktivitas. Siswa dapat menuliskan pengalaman, melakukan latihan sederhana, dan merefleksikan perasaan selama menggunakan buku tersebut. Buku tersebut juga memuat aktivitas fisik ringan selama 20 menit, seperti peregangan tubuh, standing knee lifts, plank dengan lutut sebagai tumpuan, serta peregangan punggung dan latihan pernapasan. Setiap aktivitas dilengkapi petunjuk sederhana dan kolom checklist yang dapat diisi setelah selesai dilakukan.
Doni Alfaruqy, M.Pd., dari Program Studi Pariwisata yang menjadi ketua tim, mengatakan pendekatan visual dan interaktif dipilih agar materi self-care lebih dekat dengan keseharian siswa. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mempraktikkan dan merefleksikan pengalaman mereka.
Buku Rawat Diri juga mengajak siswa mengambil jeda dari layar dan gawai melalui aktivitas offline, seperti permainan find word yang memuat kata-kata positif, antara lain love, peace, motivation, positive, progress, dan self-discovery.
Buku Rawat Diri juga mengajak siswa mengambil jeda dari layar dan gawai melalui aktivitas offline, seperti permainan find word yang memuat kata-kata positif, antara lain love, peace, motivation, positive, progress, dan self-discovery. Pada bagian akhir, siswa memperoleh pesan positif yang mendorong mereka mengenali kekuatan dan potensi diri serta terus berkembang.
Kegiatan ini melibatkan dosen dari Program Studi Desain Komunikasi Visual dan Pariwisata, yakni Anjar Nur Cholifah, M.Pd.; Dr. Sunarsih, S.S., M.A.; Reza Pustika, M.Pd.; Susi Susyanti, S.Ds., M.Ds.; Maria Veronika BR Halawa, S.Pd., M.Sn.; Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd.; Putri Kholida, S.Ds., M.Ds.; Muhammad Hajid An Nur, S.Ds., M.Ds.; Putry Agung, M.Pd.; dan Nufikha Ulfah, M.Pd.
Pelaksanaan PkM turut melibatkan mahasiswa Angger Wahyudi, Erwin Khoirul Akbar, Dimas Dwi Kuncoro, Farrel Habibullah, Aji Nurohman, Muhammad Andhika Ramadhan, M Jason Triadikara, dan Petra Baginda Christian N dari Program Studi Desain Komunikasi Visual dan Pariwisata. Melalui kegiatan tersebut, KK Ilmu-Ilmu Kemanusiaan Itera berharap Rawat Diri dapat menjadi media yang membantu siswa mengenali kondisi diri dan membangun kebiasaan sederhana untuk merawat diri dalam kehidupan sehari-hari. (Rilis/Humas)
