Email: pusat@itera.ac.id/ | Telpon: (0721) 8030188
Ceramah Wawasan Kebangsaan ITERA Ajak Mahasiswa Bela Negara

Ceramah Wawasan Kebangsaan ITERA Ajak Mahasiswa Bela Negara

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS. Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) diminta aktif dalam kegiatan bela negara, salah satunya dengan displin mengikuti setiap aturan yang diterapkan di kampus dan menjalani perkuliahan dengan baik. Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara generasi muda, terutama mahasiswa untuk turut serta dalam kegiatan bela negara, sebelum terjun langsung ke masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Danramil 410-04/TKT Mayor Inf. Sutoto, saat mengisi Ceramah Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) ITERA, Kamis (28/11/2019). Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf. Sutoto menyampaikan materi bertajuk Proxy War yang dimaknai sebagai perang yang dilakukan satu pihak, dengan memanfaatkan pihak ke tiga, untuk berperang melalui berbagai aspek, seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Proxy war yang dapat dimaknai sebagai perang dengan cara adu domba atau penghasutan, saat ini, menjadi salah satu ancaman yang membuat sebuah negara menjadi rapuh, dan terpecah belah.

“Saat ini banyak negara yang hancur karena menjadi korban proxy war, seperti Iran dan Syiria. Cara ini digunakan oleh suatu negara untuk menyerang negara lain, sehingga kita perlu waspada,”ujar Mayor Inf. Sutoto.

Salah satu hal yang melatarbelakangi adanya proxy war, menurut Mayor Inf. Sutoto adalah krisis energi di muka bumi. Jumlah penduduk yang terus bertambah, sementara cadangan energy semakin menipis, membuat peperangan di berbagai belahan dunia.

“Kepedulian hal yang saat ini sangat dibutuhkan. Karena generasi muda saat ini cenderung masa bodo dengan kondisi lingkungannya.”

Sebagai negara yang memiliki posisi di equator dengan segala kekayaan sumber daya alam, Indonesia perlu waspada menjadi sasaran proxy war. Sehingga mahasiswa, sebagai generasi yang kelak akan membangun bangsas, diminta untuk terlibat dalam bela negara. “Kepedulian hal yang saat ini sangat dibutuhkan. Karena generasi muda saat ini cenderung masa bodo dengan kondisi lingkungannya. Generasi muda perlu membedakan mana yang hoaks, dan mana informasi yang benar,”ujar Mayor Inf. Sutoto

Bela Negara Sesuai Profesi

Dalam kegiatan Ceramah Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang dibuka oleh Ketua Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan ITERA Dr. Rahayu Sulistyorini, S.T., M.T,  Mayor Inf. Sutoto, menyampaikan, kegiatan bela negara dapat disesuaikan dengan profesi masing-masing individu. Sebagai mahasiswa, sudah semestinya mengikuti perkuliahan dengan baik, mengikuti aturan, dan mencintai produk dalam negeri.

“Generasi muda generasi harapan bangsa. Kaum pemuda adalah kaum rentan terpropokasi dan intimidasi dan isu negatif. Sehingga ada istilah jika ingin menghancurkan negara maka hancurkan pemudanya,” ujar Mayor Inf. Sutoto.

Sehingga, menrut Mayor Inf. Sutoto, generasi muda terutama mahasiswa adalah generasi yang diharapkan dapat terus mempertahankan keutuhan bangsa dan negara, dan menjadi actor utama membangun bangsa Indonesia. [Humas]

Close Menu