You are currently viewing Program Open Laboratorium Prodi Kimia Itera Diminati Pelajar Lampung

Program Open Laboratorium Prodi Kimia Itera Diminati Pelajar Lampung

 

ITERA NEWS — Sebanyak 60 siswa SMA dan SMK di Lampung mengikuti kegiatan Chemistry Open Lab yang dilaksanakan Program Studi Kimia, Fakultas Sains Institut Teknologi Sumatera (Itera) di Laboratorium Kimia Itera, Sabtu, 24 Oktober 2026. Mereka terpilih dari 390 pendaftar untuk mengikuti praktikum kimia yang menghubungkan konsep sains dengan produk sehari-hari.

Peserta kegiatan bertema “Kimia Terapan: Dari Ilmu Menjadi Produk Nyata” dibagi menjadi 12 kelompok untuk mengikuti empat praktikum, yakni pembuatan parfum padat, demonstrasi reaksi redoks chemical traffic light, pembuatan tulisan tersembunyi menggunakan indikator kunyit, dan pembuatan sabun cair berbasis Methyl Ester Sulfonate (MES).

Koordinator Prodi Kimia Itera, Dr. Abdul Aji, S.Si., mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan minat siswa untuk mengenal kimia melalui praktik langsung. Namun, kapasitas laboratorium membatasi jumlah peserta yang dapat mengikuti kegiatan. “Pendaftar mencapai 390 orang, tetapi yang dapat kami akomodasi hanya 60 peserta,” ujar Abdul Aji.

Menurut Abdul Aji, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menunjukkan potensi pengembangan produk bernilai ekonomi. Sebelum praktikum, peserta mendapat pengenalan mengenai Program Studi Kimia Itera, kurikulum, serta profil dan peluang karier lulusannya.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menunjukkan potensi pengembangan produk bernilai ekonomi. Sebelum praktikum, peserta mendapat pengenalan mengenai Program Studi Kimia Itera, kurikulum, serta profil dan peluang karier lulusannya.

Dalam sesi praktikum, siswa mengamati perubahan warna larutan indigo carmine dari hijau menjadi merah, kemudian kuning, sebelum kembali hijau saat dikocok. Mereka juga mempelajari perubahan warna indikator kunyit ketika bereaksi dengan larutan basa untuk menghasilkan tulisan tersembunyi.

Peserta turut mempraktikkan pembuatan parfum padat dan sabun cair. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengamati reaksi kimia, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat dibawa pulang.

Sabiyaa Maharani, siswi SMA Negeri 5 Bandar Lampung, mengaku paling tertarik dengan praktik pembuatan parfum padat. “Beeswax-nya diaduk lalu dicampur pengharum, dan jadilah parfum. Kakak-kakaknya juga baik dan friendly banget,” ujar Sabiyaa. Ia berharap dapat mengikuti kegiatan serupa pada tahun depan.

Melalui Chemistry Open Lab, Prodi Kimia Itera berharap siswa semakin tertarik mempelajari sains dan mengenal penerapan ilmu kimia. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan pendidikan kimia di perguruan tinggi kepada calon mahasiswa. (Rilis/Humas)