ITERA NEWS — Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Makassar (UNM), dan Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengembangkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas biogas dari limbah domestik organik. Riset kolaboratif ini diarahkan untuk mendukung pemanfaatan limbah sebagai sumber energi terbarukan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Penelitian bertajuk “Teknik Peningkatan Produktivitas Biogas dari Limbah Domestik Organik dengan Media Imobilisasi Fe@SAC dan Feedstock Hybrid Pretreatment” tersebut menjadi bagian dari Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak Tahun Anggaran 2026. Perkembangan riset dipaparkan dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Eksternal Terpusat pada 15–16 Oktober 2026 di Universitas Surabaya.
Konsorsium ini dipimpin oleh Prof. Ir. Wiratni, S.T., M.T., Ph.D., IPM. dari UGM, dengan Prof. Dr. Alimuddin Ali, S.Si., M.Si. dari UNM sebagai Ketua Tim 2 dan Dr. Eng. Feerzet Achmad, S.T., M.T. dari Itera sebagai Ketua Tim 3. Monev dilaksanakan secara hibrida. Prof. Wiratni, Dr. Eng. Feerzet Achmad, dan Deni Frans Sakka, S.Pd., M.Biotech. mengikuti kegiatan secara luring, sedangkan anggota konsorsium lainnya hadir secara daring.
Teknik Peningkatan Produktivitas Biogas dari Limbah Domestik Organik dengan Media Imobilisasi Fe@SAC dan Feedstock Hybrid Pretreatment” tersebut menjadi bagian dari Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak Tahun Anggaran 2026
Dalam evaluasi tersebut, tim peneliti memaparkan sejumlah capaian, meliputi artikel ilmiah yang telah disubmit ke jurnal internasional Green Technologies and Sustainability, prototipe kubah biogas berkapasitas 4 meter kubik yang telah selesai dibuat, serta paten sederhana dari tim Itera yang masih dalam proses peninjauan. Reviewer memberikan masukan agar tim memastikan seluruh luaran penelitian dapat diselesaikan sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan dalam proposal.
Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Surabaya, Dr. Benny Lianto, bersama I Ketut Adnyana dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Dalam sambutannya, I Ketut Adnyana menekankan pentingnya aspek unggulan dan dampak dalam pelaksanaan riset, sehingga penelitian tidak hanya menghasilkan capaian akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi UGM, UNM, dan Itera ini diharapkan menghasilkan teknologi yang mendukung pengolahan limbah domestik organik sekaligus meningkatkan pemanfaatannya sebagai sumber energi terbarukan di Indonesia. (Rilis/Humas)
