ITERA NEWS – Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) menggelar eduwisata publik bertajuk Ngamat Bareng OAIL (NGABRIL) di kawasan Kebun Raya Itera, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal astronomi melalui pengamatan Matahari secara langsung menggunakan teleskop.
Sekitar 100 pengunjung dari berbagai kelompok usia mengikuti kegiatan tersebut. Anak-anak hingga orang dewasa bergantian mengamati Matahari dan mendapatkan penjelasan dari tim OAIL mengenai fenomena yang terlihat.
Kepala Pusat OAIL Itera, Dr. Annisa Novia Indra Putri, S.Si., M.Si., mengatakan pengamatan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan. OAIL mengoperasikan dua teleskop yang dilengkapi filter Matahari khusus sehingga pengunjung dapat melakukan pengamatan secara aman.
Melalui teleskop Utopia III A, peserta dapat mengamati fotosfer dan bintik Matahari (sunspot). Sementara itu, teleskop Hidrogen Alfa digunakan untuk mengamati lapisan kromosfer dan fenomena prominensa atau lidah api Matahari.
Melalui teleskop Utopia III A, peserta dapat mengamati fotosfer dan bintik Matahari (sunspot). Sementara itu, teleskop Hidrogen Alfa digunakan untuk mengamati lapisan kromosfer dan fenomena prominensa atau lidah api Matahari.
Pengamatan sempat terhenti beberapa kali karena awan mendung menutupi Matahari. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi minat pengunjung. Sebagian pengunjung bahkan menyempatkan diri mengikuti pengamatan sebelum atau setelah berkeliling Kebun Raya Itera.
Selain pengamatan, tim OAIL memberikan penjelasan singkat mengenai karakteristik Matahari dan aktivitasnya sebagai bintang pusat tata surya. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk menghubungkan pengetahuan astronomi dengan fenomena yang dapat diamati secara langsung.
Salah seorang peserta, Balqis, mengaku senang dapat melihat fenomena Matahari melalui teleskop. Ia juga dapat berdiskusi langsung dengan tim OAIL mengenai berbagai fenomena astronomi. “Senang bisa melihat langsung lidah api Matahari dan bertanya tentang fenomena astronomi kepada tim OAIL,” ujar Balqis. (Rilis/Humas)


