You are currently viewing Tim Sains Aktuaria Itera Dampingi Pengembangan Wisata Berbasis Data di Lampung Tengah

Tim Sains Aktuaria Itera Dampingi Pengembangan Wisata Berbasis Data di Lampung Tengah

ITERA NEWS – Dosen Program Studi Sains Aktuaria, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera (Itera), berkolaborasi dengan Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mendampingi pengelola BUMDes Semenanjung Badran dalam mengembangkan pengelolaan wisata berbasis data di Desa Badran Sari, Lampung Tengah.

Pendampingan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola BUMDes dalam memanfaatkan data untuk mendukung pengelolaan layanan, manajemen, dan pemasaran wisata secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Kegiatan yang didukung Program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026 itu melibatkan perangkat Desa Badran Sari, pengelola BUMDes Semenanjung Badran, serta masyarakat. Tim PkM terdiri atas Muklas Rivai, S.Stat., M.Si. dan Rosni, S.Mat., M.Si. dari Sains Aktuaria Itera, serta Dani Rofianto, S.Mat., M.Kom. dari Polinela. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Sains Aktuaria Itera, Julio Revalino S. dan Oriza Sativa B.P.A.

Ketua Tim PkM, Muklas Rivai, mengatakan pemanfaatan data dapat membantu pengelola memahami kondisi dan potensi usaha wisata sehingga pengembangan layanan, pengelolaan destinasi, dan strategi pemasaran dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih terukur. “Kami berharap kegiatan PkM terkait pengelolaan desa wisata berbasis data ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pengelolaan layanan, manajemen, serta pemasaran Semenanjung Badran,” ujar Muklas.

Sebagai bagian dari kegiatan, tim PkM menyerahkan Smart Tourism Dashboard kepada pengelola BUMDes Semenanjung Badran. Dashboard tersebut menjadi sarana pendukung untuk mengakses informasi yang relevan dalam pengelolaan wisata dan membantu proses pengambilan keputusan.

Sebagai bagian dari kegiatan, tim PkM menyerahkan Smart Tourism Dashboard kepada pengelola BUMDes Semenanjung Badran. Dashboard tersebut menjadi sarana pendukung untuk mengakses informasi yang relevan dalam pengelolaan wisata dan membantu proses pengambilan keputusan.

Kepala Desa Badran Sari, Wibowo, S.H., mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Itera dan Polinela. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian dan rasa memiliki masyarakat terhadap Semenanjung Badran.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga, mengembangkan, serta mempromosikan potensi wisata agar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. (Rilis/Humas)