ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengirimkan dua tim mahasiswa untuk mengikuti Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 yang diselenggarakan Belmawa Diktisaintek di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, 29 September–1 Oktober 2026.
Rektor Itera Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., secara langsung meninjau persiapan kedua tim pada Senin, 28 September 2026. Menurut Rektor, keikutsertaan dalam KMI Expo menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk inovasi sekaligus menguji pengembangannya di tingkat nasional.
Selain memperluas pasar dan jejaring, ajang tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh masukan terhadap produk yang dikembangkan. Masukan tersebut diharapkan membantu mahasiswa menyempurnakan produk, memperkuat model usaha, dan mengembangkan potensi bisnisnya.
Dua tim yang mewakili Itera mengembangkan produk pada bidang pangan serta jasa dan teknologi. Tim pertama membawa SeduhRiche, inovasi nasi instan aneka rasa Nusantara berbahan nonpadi. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif pangan yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Tim SeduhRiche beranggotakan Selva Dwi Br Surbakti, Keysha Namira Putri, Nuvia Anggraini, Novia Fitriyani, dan Muhammad Zaki dari Program Studi Teknik Kimia.
Tim mahasiswa Itera membawa SeduhRiche, inovasi nasi instan aneka rasa Nusantara berbahan nonpadi, dan Triprindikku, produk pelatihan dan jasa 3D printing di Lampung berbasis zero waste.
Sementara itu, tim kedua mengembangkan Triprindikku, produk pelatihan dan jasa 3D printing di Lampung berbasis zero waste. Produk tersebut memanfaatkan filamen ramah lingkungan yang dibuat dari limbah botol plastik. Inovasi tersebut dibuat oleh tim mahasiswa Program Studi Teknik Material, Fadli Akram, M. Akram Khair Rauf, Adeyla Okta Ramadhani, Audia Riani, dan Ferdian Chaniago.
Pengembangan kedua produk tersebut mendapat pendampingan dari Ulfah Izdihar, S.T.P., M.Sc. (Teknologi Industri Pertanian), Rahman Saputra, S.Ars., M.Ars. (Arsitektur), Â Dr. Satriyo Panalaran, S.Kel., M.Eng. (Teknik Kelautan); Yunita Fahni, S.T., M.T. (Teknik Kimia), Bayu Prasetya, S.Si., M.T. (Teknik Material), serta Age Tyas Prayugo, A.Md. (Pusat Pengembangan Karier dan Alumni).
Bahas Peluang Kolaborasi
Kunjungan Rektor Itera ke Unsoed juga dimanfaatkan untuk menjajaki kerja sama antarkedua perguruan tinggi. Prof. Elfahmi berdiskusi dengan Rektor Unsoed Prof. Ali Rahman bersama jajaran pimpinan dan Ketua LPPM Unsoed.
Pembahasan mencakup peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bidang yang dibahas ialah pengembangan dan hilirisasi bahan alam untuk menghasilkan produk bernilai tambah.
Menurut Prof. Elfahmi, pengalaman Unsoed dalam pengelolaan perguruan tinggi dan keberadaan Fakultas Pertanian dapat menjadi ruang kolaborasi dengan Itera. Kerja sama tersebut antara lain dapat diarahkan pada pengembangan komoditas unggulan Lampung melalui riset dan inovasi. (Humas)



