ITERA NEWS-Jaringan Kerja Sama Nasional Lembaga Pendidikan Tinggi Bidang MIPA (MIPAnet) menyelenggarakan Rapat Anggota MIPAnet Tahun 2026 pada 27–29 September 2026 di The Grand Santhi Hotel, Denpasar, Bali. Kegiatan tersebut dihadiri para dekan Fakultas MIPA/Sains dan Teknologi dari berbagai perguruan tinggi anggota MIPAnet di Indonesia beserta pengurus MIPAnet.
Rapat tersebut menjadi momentum pembentukan kepengurusan baru setelah berakhirnya masa kepengurusan periode 2023–2025. Dr. Berry Juliandi, S.Si., M.Si., dari FMIPA IPB terpilih sebagai Sekretaris Jenderal MIPAnet periode 2026–2028. Sementara itu, Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D., dari FSTeM UB dipercaya sebagai Sekretaris Eksekutif dan Dr. Subekti Nurmawati dari FST UT sebagai Bendahara.
Pertemuan tahun ini turut membahas penguatan program keilmuan MIPA agar semakin berkembang dan mampu menghasilkan riset serta inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu fokus dalam memperkuat jejaring perguruan tinggi bidang MIPA di Indonesia.
Dekan Fakultas Sains Institut Teknologi Sumatera (Itera), Dr. Meezan Ardhanu Asagabaldan, S.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru MIPAnet. Dalam kesempatan tersebut, Meezan juga memperkenalkan diri sebagai Dekan Fakultas Sains Itera periode 2026–2030 sekaligus membuka peluang kerja sama dengan fakultas MIPA/Sains dan Teknologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Menurut Meezan, kolaborasi antarkampus penting untuk memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan mendorong hilirisasi hasil riset agar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Melalui kerja sama yang kuat satu sama lain, kita dapat memperkuat ekosistem riset dan mendorong hasil-hasil penelitian agar semakin berdampak bagi masyarakat. Hal ini juga penting untuk meningkatkan reputasi Indonesia dalam bidang riset di tingkat global,” ujar Meezan.
“Melalui kerja sama yang kuat satu sama lain, kita dapat memperkuat ekosistem riset dan mendorong hasil-hasil penelitian agar semakin berdampak bagi masyarakat. Hal ini juga penting untuk meningkatkan reputasi Indonesia dalam bidang riset di tingkat global,” ujar Meezan.
Fakultas Sains Itera juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus MIPAnet periode 2023–2025, Prof. Kuwat Triyana dari FMIPA UGM dan Prof. Budi Pratikno dari FMIPA UNSOED, atas dedikasi selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris Jenderal dan Sekretaris Eksekutif.
Sementara itu, Prof. Kuwat dan Prof. Budi menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk mendukung hilirisasi hasil riset. Salah satu peluang yang dibahas ialah pengembangan bidang pertanian dan perikanan tambak dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk menghasilkan model yang dapat memberikan manfaat bagi dosen dan masyarakat.
Rapat Anggota MIPAnet 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung di Labuan Bajo dipindahkan ke Denpasar, Bali, dengan Universitas Udayana sebagai tuan rumah menyusul terjadinya gempa di Nusa Tenggara Timur.
Melalui kepengurusan baru dan penguatan jejaring antarkampus, MIPAnet diharapkan terus menjadi wadah kolaborasi perguruan tinggi bidang MIPA dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta mendorong riset yang lebih aplikatif dan berdampak.
