ITERA NEWS — Institut Teknologi Sumatera (Itera) meningkatkan kualitas pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWU) melalui Training of Trainers (ToT) bagi calon dosen pengampu mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan, pada 29–30 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti 35 dosen dari Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK), serta Fakultas Sains (Fains) ini bertujuan memperkuat kompetensi dosen, menyegarkan materi, serta menyamakan persepsi sebelum perkuliahan dimulai.
ToT diselenggarakan oleh Tim Pengelola MKWU bersama Pusat Pengembangan Pendidikan Itera. Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Itera, Dr. Tarmizi Taher, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan kesiapan dosen dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas.
Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Itera, Dr. Tarmizi Taher, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan kesiapan dosen dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan penguatan materi dari Prof. Dr. Prayoga Bestari, S.Pd., M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang menekankan pentingnya pembelajaran aktif, partisipatif, dan kontekstual. Metode interaktif seperti talking stick dan sosiodrama turut dipraktikkan dalam pelatihan.
Selanjutnya, dilakukan briefing rencana perkuliahan oleh Ketua Pelaksana, Nufikha Ulfah, M.Pd., guna menyamakan persepsi dan koordinasi antar dosen pengampu. Pada hari kedua, peserta dibekali pelatihan penggunaan e-learning Itera oleh Eko Dwi Nugroho, S.Kom., M.Cs., untuk mendukung pengelolaan pembelajaran berbasis digital. Melalui kegiatan ini, Itera mendorong pembelajaran MKWU yang lebih terarah, interaktif, dan berkualitas. (Rilis/Humas)




