You are currently viewing Perkuat Tata Kelola Fakultas, Pimpinan FTIK Itera Ikuti Pelatihan Lead Auditor

Perkuat Tata Kelola Fakultas, Pimpinan FTIK Itera Ikuti Pelatihan Lead Auditor

ITERA NEWS – Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) Institut Teknologi Sumatera (Itera) memperkuat kapasitas pengelolaan fakultas melalui keikutsertaan jajaran pimpinan dan koordinator dalam Lead Auditor Course ISO 9001:2015 (Amd. 1:2024). Pelatihan berlangsung selama lima hari, 3–7 Agustus 2026, di Jakarta Selatan.

Pelatihan yang diselenggarakan PT IQC Sertifikasi Indonesia (IQCS) tersebut menjadi bagian dari upaya FTIK memperkuat tata kelola dan layanan agar berjalan lebih tertata, konsisten, terukur, dan dapat dievaluasi secara berkala.

ISO 9001 memberikan kerangka bagi organisasi untuk mengelola proses secara sistematis, termasuk dalam layanan akademik, pengelolaan laboratorium, pelayanan mahasiswa, pengembangan kurikulum, dan administrasi. Pendekatan proses dan pemikiran berbasis risiko dalam standar tersebut juga membantu unit kerja mengidentifikasi potensi masalah serta meningkatkan efektivitas proses.

Selama pelatihan, peserta mempelajari prinsip sistem manajemen mutu, klausul ISO 9001:2015 beserta amandemennya, perencanaan dan pelaksanaan audit, teknik wawancara dan pengumpulan bukti, penyusunan temuan ketidaksesuaian, serta pelaporan hasil audit. Pelatihan diakhiri dengan simulasi audit dan ujian akhir.

Selama pelatihan, peserta mempelajari prinsip sistem manajemen mutu, klausul ISO 9001:2015 beserta amandemennya, perencanaan dan pelaksanaan audit, teknik wawancara dan pengumpulan bukti, penyusunan temuan ketidaksesuaian, serta pelaporan hasil audit.

Delegasi FTIK dipimpin Dekan FTIK Itera Roy Candra P. Sigalingging, M.Sc., Ph.D., Peserta lainnya yaitu Plt. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTIK Itera; Dion Awfa, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Muhammad Ulin Nuha, S.T., M.Eng., Koordinator Laboratorium Fakultas, Aulia Try Atmojo, S.Kel., M.T. serta Koordinator Kurikulum Fakultas, Rifka Noor Azizah, S.T.,M.T.

Dekan FTIK mengatakan penguatan kapasitas pimpinan dan koordinator diperlukan agar penerapan standar mutu dapat diterjemahkan dalam pengelolaan fakultas sehari-hari.

“Standar mutu yang baik akan terasa manfaatnya bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam bentuk layanan yang lebih tertata dan terukur. Karena itu, kami ingin memastikan proses tata kelola di FTIK berjalan konsisten dan dapat dievaluasi secara berkala,” ujar Roy.

Keikutsertaan unsur pimpinan, laboratorium, kurikulum, dan penjaminan mutu dalam pelatihan tersebut diharapkan memperkuat keselarasan antara pengelolaan di tingkat fakultas dan sistem penjaminan mutu internal Itera. Upaya ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di FTIK. (Rilis/Humas)