ITERA NEWS – Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika Institut Teknologi Sumatera (Itera) meraih juara 1 dalam The 12th Geophysics Whiz Event and Seminar (GWES) Paper Competition 2026 di Universitas Lampung, 23 Oktober 2026. Mereka adalah Sultan Fakhri, Reihan Chaska Arya Ghifarry, dan Muhammad Raihan Alief Kurnia yang tergabung dalam tim CRS 48S.
Melalui karya berjudul “Analisa Persebaran Geomekanika melalui Data Seismik untuk Studi Fisibilitas CCS”, tim mengembangkan kajian pemanfaatan data seismik untuk memetakan sifat geomekanika bawah permukaan. Kajian ini berpotensi mendukung evaluasi kegiatan Enhanced Oil Recovery (EOR) serta teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon, seperti Carbon Capture and Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).
Salah satu anggota tim, Sultan Fakhri, menjelaskan bahwa informasi geomekanika umumnya terbatas pada lokasi tertentu. Karena itu, tim meneliti hubungan antara tekanan pori (pore pressure), tekanan rekah (fracture pressure), dan tegangan horizontal minimum dengan parameter seismik, termasuk kecepatan gelombang. “Kami ingin mengetahui apakah informasi tersebut dapat dipetakan secara spasial untuk mendukung evaluasi kebutuhan EOR maupun teknologi penyimpanan karbon seperti CCS dan CCUS,” ujar Sultan.
Informasi geomekanika umumnya terbatas pada lokasi tertentu. Karena itu, tim meneliti hubungan antara tekanan pori (pore pressure), tekanan rekah (fracture pressure), dan tegangan horizontal minimum dengan parameter seismik, termasuk kecepatan gelombang
Hasil analisis menunjukkan potensi penentuan safe injection window, yakni rentang tekanan injeksi yang aman berdasarkan tekanan pori dan tekanan rekah batuan. Namun, Sultan menegaskan bahwa kajian tersebut masih berada pada tahap awal sehingga efisiensi waktu dan biaya penerapannya belum dapat dipastikan.
Inovasi ini berawal dari ketertarikan tim terhadap pengembangan teknologi rendah karbon di Indonesia. Dengan memanfaatkan data lapangan migas yang masih berproduksi dari dosen pembimbing mereka, Dr. Handoyo, S.Si., tim menguji pendekatan tersebut dan memperoleh hasil awal yang menjanjikan.
“Sejauh ini, hasil analisis menunjukkan peluang untuk dikembangkan lebih lanjut,” kata Sultan. Tim berencana melanjutkan penelitian sekaligus mempublikasikan hasil kajian tersebut.
Reporter : Khaila Anindya Arza ( Teknik Industri )
