ITERA NEWS — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Institut Teknologi Sumatera (Itera), yang dimulai Senin, 22 April 2026, berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Pada hari pertama, sebanyak 1.619 peserta mengikuti ujian yang terbagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, tercatat 802 peserta hadir dan 30 peserta tidak hadir. Adapun pada sesi kedua, sebanyak 817 peserta hadir, sementara 14 peserta tidak hadir.
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera, Dr. Abdul Rajak, M.Si., mengatakan, secara umum pelaksanaan UTBK di Itera berjalan sesuai rencana. Total sebanyak 8.317 peserta dijadwalkan mengikuti UTBK di kampus tersebut dalam dua gelombang, yakni 21–23 April 2026 dan 28–29 April 2026.
Untuk mendukung kelancaran ujian, panitia lokal menyiapkan 831 komputer utama dan 90 komputer cadangan yang tersebar di 24 ruang ujian. Pelaksanaan UTBK dipusatkan di tiga gedung, yakni Laboratorium Teknik 1, Laboratorium Teknik 3, dan Laboratorium Teknik 5 (Laboratorium OZT).
“Setelah pengecekan saat registrasi, peserta kembali diperiksa sebelum masuk ruang ujian. Ini untuk memastikan tidak ada potensi pelanggaran selama ujian berlangsung.”
Dalam upaya mencegah kecurangan, panitia menerapkan pengawasan berlapis sejak tahap registrasi hingga pelaksanaan ujian. Peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan identitas, menitipkan barang bawaan, serta hanya membawa kartu identitas ke dalam ruang ujian. Selain itu, setiap peserta juga diperiksa menggunakan alat pendeteksi logam sebelum memasuki ruang ujian. “Setelah pengecekan saat registrasi, peserta kembali diperiksa sebelum masuk ruang ujian. Ini untuk memastikan tidak ada potensi pelanggaran selama ujian berlangsung,” ujar Abdul Rajak.
Panitia juga melibatkan 480 pengawas yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan Itera. Dalam setiap blok ujian, dua pengawas dan satu teknisi disiagakan untuk memastikan proses berjalan tertib dan lancar.
Selain pengawasan ketat, panitia menghadirkan inovasi berupa penyediaan makanan gratis bagi peserta yang datang lebih awal pada setiap sesi ujian. Layanan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan tambahan bagi peserta.
Pada hari ke-2, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Itera, Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si., meninjau langsung pelaksanaan UTBK, dengan didampingi Kepala Pusat PMB Dr. Abdul Rajak, M.Si., dan Kepala Unit Penunjang Akademik TIK, Harry Yuliansyah, S.T., M.Eng. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Khairurrijal, memastikan UTBK berjalan lancar sesuai prosedur yang ditetapkan panitia pusat, dan berpesan kepada pengawas untuk secara ketat memastikan tidak ada peserta yang melakukan kecurangan.
Pengalaman Peserta
Salah satu peserta, Wilian Angga Sitanggang dari SMA Negeri 1 Palas, mengaku sempat merasa cemas sebelum ujian. “Dari kemarin kepikiran terus, takut tidak bisa menjawab. Tapi saat mengerjakan, ternyata masih bisa. Tidak seseram yang dibayangkan,” ujarnya.
Menurut dia, tingkat kesulitan soal UTBK tahun ini juga terasa lebih ringan dibandingkan latihan yang selama ini dikerjakan. Pengalaman serupa disampaikan Revita Marcela, peserta asal Tulang Bawang Barat. Ia menilai lingkungan kampus yang kondusif serta arahan petugas yang jelas membuat proses ujian terasa lebih tenang.
Dari sisi penyelenggaraan, pelayanan panitia dinilai menjadi faktor penting yang menunjang kelancaran ujian. Petugas keamanan, liaison officer (LO), hingga pengawas ruangan dinilai sigap dan komunikatif dalam memberikan arahan kepada peserta.
Dari sisi penyelenggaraan, pelayanan panitia dinilai menjadi faktor penting yang menunjang kelancaran ujian. Petugas keamanan, liaison officer (LO), hingga pengawas ruangan dinilai sigap dan komunikatif dalam memberikan arahan kepada peserta.
Meskipun sempat terjadi kepadatan pada antrean awal, secara keseluruhan pelaksanaan UTBK di Itera berlangsung tertib. Persiapan yang matang serta dukungan fasilitas yang memadai turut menciptakan suasana ujian yang nyaman bagi peserta.
Pengalaman ini menjadi momen penting bagi peserta sebagai pembuktian atas persiapan yang telah dilakukan. Dengan pengalaman ujian yang positif, optimisme untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impian pun semakin meningkat.
Tim Liputan
Penulis: Tim Jurnalistik (Muhammad Fauzi Zuhdy & Andre Ramadhani)
Fotografer: Muhammad Fauzi Zuhdy














