ITERA NEWS — Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (Itera), mengenalkan profil program studi kepada pelajar SMA/sederajat dari Bimbingan dan Konsultasi Belajar (BKB) Nurul Fikri Metro, Lampung, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Umum 1 Itera tersebut diikuti 36 siswa dan 11 pendamping. Sosialisasi dipimpin Sabar, M.Si., bersama dosen dan mahasiswa Prodi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan itu, siswa diperkenalkan pada dunia perkuliahan dan perkembangan teknologi di bidang instrumentasi, automasi, serta industri modern. Materi yang disampaikan meliputi informasi penerimaan mahasiswa baru Itera hingga profil dan prospek karier lulusan Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi.
Dosen Prodi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi Itera, Yusuf Affandi, S.Pd., M.Sc., mengatakan bidang instrumentasi dan automasi memiliki peluang besar di era industri berbasis teknologi. “Teknologi automasi dan instrumentasi kini menjadi bagian penting di berbagai sektor industri. Kami ingin siswa mengenal lebih dekat bidang ini sekaligus melihat peluang studi dan karier yang dapat dikembangkan,” ujar Yusuf Affandi.
Teknologi automasi dan instrumentasi kini menjadi bagian penting di berbagai sektor industri. Kami ingin siswa mengenal lebih dekat bidang ini sekaligus melihat peluang studi dan karier yang dapat dikembangkan
Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti kuis interaktif berbasis digital dan berkesempatan mengunjungi laboratorium Prodi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi Itera untuk melihat langsung fasilitas pembelajaran dan praktik teknologi yang digunakan mahasiswa.
Ketua pelaksana kegiatan, Sabar, M.Si., menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Itera dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi kepada pelajar di Lampung. “Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa mengenai dunia teknologi dan mendorong minat mereka melanjutkan pendidikan di bidang rekayasa,” kata Sabar.
Pihak BKB Nurul Fikri Metro mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu mendukung pembelajaran berbasis STEM sekaligus memberikan gambaran langsung mengenai lingkungan akademik dan teknologi di Itera. (Rilis/Humas)




