Perkuat Kompetensi Lulusan, Teknik Sipil Itera Jalin Kerja Sama Sertifikasi dengan BJKW II Palembang

Perkuat Kompetensi Lulusan, Teknik Sipil Itera Jalin Kerja Sama Sertifikasi dengan BJKW II Palembang

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus memperkuat kualitas lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional melalui kolaborasi strategis dengan mitra industri dan pemerintah. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) Itera menjalin kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) II Palembang, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum, untuk meningkatkan kompetensi lulusan di bidang jasa konstruksi.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pembinaan dan peningkatan kompetensi lulusan maupun calon lulusan Teknik Sipil Itera, beberapa waktu lalu. Melalui kerja sama ini, sebanyak 100 lulusan akan mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi Jenjang 7 sebagai bekal memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Itera sebagai kampus berdampak dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui secara nasional dan selaras dengan kebutuhan sektor konstruksi.

Kerja sama meliputi penyelenggaraan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT), peningkatan kompetensi calon tenaga kerja konstruksi, pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja bidang konstruksi, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.

Kerja sama meliputi penyelenggaraan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT), peningkatan kompetensi calon tenaga kerja konstruksi, pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja bidang konstruksi, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya yang mendukung

Dekan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Itera, Roy Candra P Sigalingging, M.Sc., Ph.D., mengajak seluruh peserta memanfaatkan program tersebut secara optimal sebagai investasi untuk pengembangan karier.

“Manfaatkan kegiatan ini semaksimal mungkin. Sertifikasi kompetensi bukan hanya menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja, tetapi juga menjadi bukti bahwa lulusan Teknik Sipil Itera memiliki kompetensi yang diakui secara nasional,” ujar Roy Chandra.

Pengakuan Kompetensi

Roy menjelaskan, Program Studi Teknik Sipil Itera secara konsisten menghadirkan berbagai program peningkatan kompetensi bagi mahasiswa dan lulusan. Melalui kerja sama resmi dengan BJKW II Palembang, sinergi tersebut diharapkan semakin memperluas kesempatan lulusan memperoleh pengakuan kompetensi sesuai standar nasional.

Sementara itu, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II, Ir. Soeryadi, S.T., M.T., menekankan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.

“Sertifikasi bukanlah ajang formalitas, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Kompetensi yang teruji akan menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui kolaborasi ini, Itera dan BJKW II Palembang berkomitmen memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang terhubung dengan kebutuhan dunia industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja konstruksi profesional yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai standar nasional, sekaligus memperkuat kontribusi Itera dalam mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia melalui penyediaan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (Rilis/Humas)