ITERA NEWS – Dosen Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Sumatera (Itera), Imam Ekowicaksono, S.Si., M.Si., dan Hartanto Tantriawan, S.Kom., M.Kom., dipercaya menjadi narasumber sekaligus asesor dalam Ujian Sertifikasi Kompetensi bidang Data Science dan Data Engineer di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh. Kegiatan berskala nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, 28–30 Juni 2026, hasil kolaborasi antara Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknologi Data Digital Indonesia, UIN Ar-Raniry, dan Program Studi Teknik Informatika Itera.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen Itera memberikan pembekalan kepada peserta mengenai kompetensi yang dibutuhkan di bidang Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer. Materi yang disampaikan dirancang agar selaras dengan kebutuhan industri serta mengacu pada standar kompetensi nasional.
Selain memberikan pembekalan, keduanya juga menjalankan peran sebagai asesor sertifikasi kompetensi. Mereka melakukan proses asesmen terhadap peserta berdasarkan skema sertifikasi yang ditetapkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga proses penilaian berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Partisipasi dosen Itera dalam kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen institusi dalam memperluas jejaring kerja sama nasional, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata melalui keahlian akademik dosen dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional di bidang teknologi informasi.
Hartanto Tantriawan mengatakan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan lulusan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di sektor teknologi digital yang terus berkembang.
“Melalui sertifikasi kompetensi, peserta tidak hanya memperoleh pengakuan terhadap kemampuan yang dimiliki, tetapi juga memiliki tolok ukur yang jelas mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri. Karena itu, proses pembekalan dan asesmen harus dilakukan secara profesional agar menghasilkan SDM yang benar-benar siap bersaing,” ujar Hartanto.
Ia menambahkan, keterlibatan dosen Itera dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia digital di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pengembangan talenta digital nasional.
Partisipasi dosen Itera dalam kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen institusi dalam memperluas jejaring kerja sama nasional, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata melalui keahlian akademik dosen dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional di bidang teknologi informasi. (Rilis/Humas)




