ITERA NEWS-Tim dosen Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi (Rekinsa) Institut Teknologi Sumatera (Itera) melatih 34 siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 7 Bandar Lampung dalam desain elektronika berbasis simulasi menggunakan platform Wokwi, Senin, 28 September 2026. Kegiatan yang dirangkai dengan sosialisasi Program Studi Rekinsa tersebut merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Penguatan Kelompok Keilmuan yang didanai Dana PNBP Itera Tahun Anggaran 2026.
Pelatihan bertujuan mengenalkan siswa pada proses perancangan rangkaian elektronika dan pemrograman mikrokontroler melalui simulasi digital. Melalui Wokwi, siswa dapat merancang dan menguji rangkaian secara virtual menggunakan laptop sebelum diterapkan pada perangkat fisik.
Ketua Tim PkM, Fadli Hastito, M.T., mengatakan penggunaan simulasi digital dapat membantu siswa mengenal proses perancangan sistem elektronik yang diterapkan di dunia industri. “Di era Industri 4.0, sebuah sistem elektronik biasanya dirancang dan diuji lebih dahulu secara digital sebelum dibuat dalam bentuk fisik. Lewat Wokwi, siswa bisa belajar merancang rangkaian dan memprogram mikrokontroler hanya dengan laptop tanpa harus menunggu ketersediaan komponen,” ujar Fadli.
“Di era Industri 4.0, sebuah sistem elektronik biasanya dirancang dan diuji lebih dahulu secara digital sebelum dibuat dalam bentuk fisik. Lewat Wokwi, siswa bisa belajar merancang rangkaian dan memprogram mikrokontroler hanya dengan laptop tanpa harus menunggu ketersediaan komponen,”
Materi bertajuk “Penggunaan dan Penerapan Fitur-Fitur Platform Wokwi dan Sejenisnya” disampaikan oleh Fadli Hastito dan Ketua Kelompok Keilmuan, Sabar, M.Si., dengan didampingi tim mahasiswa Prodi Rekinsa Itera. Peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga langsung mempraktikkan perancangan rangkaian elektronika secara virtual. Pemahaman peserta diukur melalui tes awal (pre-test) sebelum pelatihan dan tes akhir (post-test) setelah kegiatan.
Sabar menjelaskan bahwa pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keterkaitan antara komputer, elektronika, dan pemrograman mikrokontroler. Menurutnya, kemampuan siswa TKJ di bidang komputer dan jaringan dapat dikembangkan dengan pengetahuan elektronika serta pemrograman mikrokontroler yang relevan dengan perkembangan Internet of Things.
Selain pelatihan, tim juga memperkenalkan Prodi Rekinsa Itera kepada peserta. Achmad Chalid Afif Alfajrin, M.Ling., turut memberikan pengenalan mengenai bidang instrumentasi dan automasi serta peluangnya di berbagai sektor industri, seperti manufaktur, energi, dan pertanian.
Selama kegiatan, tim didampingi Ashari, S.Kom., guru Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 7 Bandar Lampung. Pihak sekolah mengapresiasi pelatihan tersebut karena dinilai dapat menambah wawasan siswa mengenai teknologi yang digunakan di dunia industri serta membuka peluang keberlanjutan kerja sama dengan Itera.
Tim PkM terdiri atas Fadli Hastito, M.T., Sabar, M.Si., Ronal, M.Kom., Gelard Untirtha Pratama, M.Komp., Nazuwatussya’diyah, S.T., M.T., Mardhiyatna, S.Si., M.Si., Kisna Pertiwi, S.Si., M.Si., dan Achmad Chalid Afif Alfajrin, M.Ling., dari Prodi Rekinsa, serta Amir Faisal, S.T., M.Eng., Ph.D., dari Prodi Teknik Biomedis.
Melalui kegiatan tersebut, Itera berharap kolaborasi dengan SMK Negeri 7 Bandar Lampung dapat terus berlanjut untuk mendukung penguatan kompetensi siswa, khususnya di bidang elektronika, mikrokontroler, dan teknologi automasi.
