ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) menjalin kerja sama riset dan pengembangan teknologi ketenagalistrikan dengan PT PLN (Persero) melalui PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (PLN Puslitbang). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dan General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, di kantor PLN Puslitbang, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga diikuti dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itera, Dr. Muhamad Fatikul Arif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manajer Riset dan Teknologi Pembangkitan dan Energi PLN Puslitbang, Muhammad Iqbal Felani, serta Senior Manajer Perencanaan dan Pengembangan Produk, Taufik Fahrudin.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat memanfaatkan pengetahuan, pengalaman, serta kompetensi yang dimiliki untuk melakukan penelitian bersama dalam pengembangan teknologi ketenagalistrikan. Kolaborasi tersebut juga mencakup optimalisasi pemanfaatan sumber daya manusia, peralatan, serta fasilitas penelitian yang dimiliki masing-masing pihak.
Selain itu, Itera dan PLN Puslitbang juga menjajaki pengembangan pusat riset dan hutan energi berbasis biomassa untuk menghasilkan berbagai produk energi terbarukan, seperti biopellet, synthetic gas (syngas), hidrogen (H₂), serta produk kimia terbarukan.
Dalam kesempatan yang sama, turut dipaparkan rencana kolaborasi riset strategis di bidang energi terbarukan. Salah satunya pengembangan bioenergi terintegrasi berbasis agroforestri kaliandra–sorgum melalui teknologi biorefinery dan gasifikasi biomassa.
Selain itu, Itera dan PLN Puslitbang juga menjajaki pengembangan pusat riset dan hutan energi berbasis biomassa untuk menghasilkan berbagai produk energi terbarukan, seperti biopellet, synthetic gas (syngas), hidrogen (H₂), serta produk kimia terbarukan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan inovasi teknologi ketenagalistrikan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.






