Kisi-Kisi TKA SMA 2026 Lengkap: Materi Semua Mapel Wajib & Pilihan

Kisi-Kisi TKA SMA 2026 Lengkap Materi Semua Mapel Wajib & Pilihan

Kisi-kisi TKA SMA 2026 lengkap untuk semua mapel wajib dan pilihan. Berikut panduan materi yang perlu dikuasai siswa, mulai dari Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, hingga mapel peminatan IPA dan IPS, lengkap dengan strategi belajar dan contoh soal.

Catatan penting sejak awal: sebagian kisi-kisi TKA SMA 2026 memang sudah dipublikasikan lewat Peraturan Kepala BSKAP Nomor 045/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA Jenjang SMA/MA/SMK Sederajat. Namun rincian teknis seperti jumlah butir soal, alokasi waktu per mapel, dan detail submateri masih bisa mengalami penyesuaian dari lembaga penyelenggara menjelang hari H. Selalu cek pengumuman resmi terbaru dari Kemendikdasmen sebelum menjadikan artikel ini sebagai satu-satunya acuan belajar.

Apa Itu TKA SMA dan Mengapa Kisi-Kisinya Penting

TKA atau Tes Kemampuan Akademik adalah asesmen yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) untuk mengukur capaian akademik siswa di jenjang akhir pendidikan menengah. Berbeda dengan Ujian Nasional lama yang banyak mengandalkan hafalan, TKA dirancang mengikuti pendekatan Higher Order Thinking Skills atau HOTS, sehingga soal-soalnya menuntut kemampuan bernalar, memahami konsep, dan menerapkan pengetahuan pada konteks yang lebih kompleks.

Landasan hukumnya bukan sesuatu yang dibuat asal-asalan. Penyelenggaraan TKA mengacu pada Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, kemudian diperkuat lagi lewat Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional. Cakupan materi tiap mata pelajaran disusun dalam Peraturan Kepala BSKAP Nomor 045/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA.

Mengapa siswa perlu paham betul kisi-kisinya? Karena mulai tahun ajaran 2026/2027, hasil TKA dipakai sebagai validator nilai rapor pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP. Selain itu, hasil TKA juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan jalur prestasi akademik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), misalnya perpindahan jenjang dari SMP ke SMA. Dengan kata lain, nilai TKA bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan salah satu kunci membuka pintu masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur prestasi, tanpa harus melalui seleksi tertulis serentak seperti SNBT.

Penting digarisbawahi juga bahwa TKA tidak menentukan kelulusan siswa dari sekolah. Kelulusan tetap menjadi kewenangan penuh satuan pendidikan masing-masing. TKA juga sifatnya tidak wajib diikuti oleh semua siswa; hanya siswa yang berencana melanjutkan ke jenjang berikutnya lewat jalur prestasi yang sebaiknya mendaftar dan mempersiapkan diri dengan serius.

Catatan pembaruan 2026: Kisi-kisi TKA SMA 2026 sebagian sudah diumumkan resmi melalui kerangka asesmen BSKAP di atas, namun detail teknis pelaksanaan seperti jumlah soal final, durasi ujian per sesi, dan kemungkinan penyesuaian materi masih bisa berubah mengikuti kebijakan terbaru Kemendikdasmen. Pembaca wajib mengecek pengumuman resmi terbaru dari lembaga penyelenggara sebelum menyusun rencana belajar final.

Jadwal Resmi TKA SMA 2026

Sebelum masuk ke materi, siswa perlu tahu dulu kerangka waktunya supaya persiapan belajar bisa disusun secara realistis. Berdasarkan penyesuaian yang diumumkan BKPDM Kemendikdasmen, berikut tahapan pelaksanaan TKA jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK tahun 2026.

TahapanPeriode
Pendaftaran peserta27 Juli sampai 27 September 2026
Simulasi21 sampai 27 September 2026
Gladi bersih5 sampai 18 Oktober 2026
Pelaksanaan utama26 Oktober sampai 8 November 2026
Pelaksanaan susulan16 sampai 29 November 2026
Pengumuman hasil23 Desember 2026

Jadwal pendaftaran ini sempat dimajukan dari rencana semula 18 Agustus 2026 menjadi 27 Juli 2026, seiring dibukanya kembali sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada 15 Juli 2026. Tujuannya agar sekolah punya waktu lebih panjang memperbarui data peserta didik kelas akhir sebelum mendaftarkan mereka ke sistem TKA. Perlu diingat, jadwal semacam ini berpotensi mengalami penyesuaian lagi, jadi siswa dan orang tua sebaiknya rutin memantau kanal resmi tka.kemendikdasmen.go.id.

Struktur dan Bobot Soal TKA SMA 2026

Secara umum, TKA SMA 2026 mencakup dua kelompok mata pelajaran, yaitu mapel wajib yang diikuti seluruh peserta tanpa memandang jurusan, dan mapel pilihan yang disesuaikan dengan minat serta rencana studi lanjut siswa. Setiap peserta biasanya memilih dua mata pelajaran pilihan dari kelompok yang tersedia.

Beberapa karakteristik format soal yang konsisten muncul dari pola tahun-tahun sebelumnya:

  1. Soal disajikan dalam bentuk pilihan ganda dengan satu jawaban benar dan pilihan ganda kompleks dengan lebih dari satu jawaban benar.
  2. Ada dua jenis soal, yaitu soal tunggal yang berdiri sendiri dan soal grup yang mengacu pada satu stimulus bacaan, data, grafik, atau kasus yang sama untuk beberapa butir soal sekaligus.
  3. Soal banyak disajikan dalam bentuk kontekstual, misalnya berupa ilustrasi kejadian sehari-hari, data statistik, grafik, tabel, atau wacana panjang yang harus dianalisis dulu sebelum menjawab.
  4. Setiap mata pelajaran dinilai pada tiga level kompetensi, yaitu L1 untuk pengetahuan dan pemahaman, L2 untuk aplikasi konsep, dan L3 untuk penalaran tingkat tinggi.
  5. Materi yang diujikan merupakan irisan dari Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, sehingga siswa dari latar kurikulum berbeda tetap punya kesempatan yang setara.

Soal pada TKA sangat jarang berupa hafalan langsung atau rumus yang tinggal dimasukkan angka. Siswa lebih sering dihadapkan pada narasi atau data terlebih dahulu, kemudian diminta menentukan konsep mana yang relevan untuk menjawabnya. Karena itu pemahaman konsep dasar jauh lebih penting daripada sekadar menghafal rumus di detik-detik terakhir.

Catatan penting: jumlah butir soal dan alokasi waktu ujian per mata pelajaran, baik wajib maupun pilihan, dapat berbeda antar sumber tidak resmi yang beredar. Sebagian referensi menyebut kisaran 80 hingga 100 butir untuk keseluruhan sesi dengan waktu sekitar 120 menit, sementara sumber lain menyebut alokasi terpisah per mapel pilihan. Selalu cek pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara untuk kepastian angka ini menjelang pelaksanaan.

Kisi-Kisi Mapel Wajib TKA SMA 2026

Tiga mata pelajaran ini diujikan kepada seluruh peserta TKA SMA, apa pun jurusan dan rencana studi lanjutnya.

Matematika

Materi Matematika pada TKA SMA mencakup lima elemen besar yang saling berkaitan.

  • Bilangan: operasi bilangan bulat, pecahan, bentuk akar, serta bilangan berpangkat.
  • Aljabar: persamaan dan pertidaksamaan linear maupun kuadrat, fungsi, logaritma, eksponen, hingga matriks sederhana.
  • Geometri dan pengukuran: bangun datar, bangun ruang, kesebangunan, serta transformasi geometri.
  • Trigonometri: perbandingan trigonometri, identitas dasar, dan penerapannya pada soal kontekstual.
  • Data dan peluang: statistika deskriptif, penyajian data dalam tabel dan grafik, serta konsep peluang kejadian.

Bagi siswa yang mengambil peminatan tertentu, ada pula Matematika Tingkat Lanjut yang materinya lebih dalam, mencakup limit, turunan, dan konsep-konsep pra-kalkulus lain yang relevan dengan rencana studi ke bidang eksakta.

Bahasa Indonesia

Fokus utama Bahasa Indonesia pada TKA adalah kemampuan literasi membaca dan bernalar dengan teks, bukan hafalan kaidah kebahasaan semata.

  • Pemahaman makna teks argumentatif, eksposisi, narasi, dan deskripsi.
  • Identifikasi struktur kalimat, ide pokok, dan gagasan pendukung dalam paragraf.
  • Analisis makna kontekstual dan tersirat dalam paragraf panjang.
  • Kemampuan menyimpulkan isi bacaan serta menilai keakuratan argumen dalam sebuah wacana.

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris pada TKA menitikberatkan pada reading comprehension dan penguasaan tata bahasa dalam konteks komunikatif, bukan hafalan grammar secara terpisah.

  • Reading comprehension pada berbagai jenis teks, seperti narrative, descriptive, recount, exposition, explanation, discussion, report, dan review.
  • Grammar terapan, meliputi tenses, clauses, modals, passive voice, dan conditional sentences.
  • Pemahaman informasi tersirat serta kemampuan menyimpulkan tujuan penulis dalam sebuah teks.
  • Pemilihan kata atau vocabulary in context sesuai situasi komunikasi.

Kisi-Kisi Mapel Pilihan TKA SMA 2026

Mapel pilihan terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu kelompok IPA dan kelompok IPS serta Humaniora. Siswa umumnya memilih dua mata pelajaran sesuai minat dan program studi yang dituju di perguruan tinggi.

Kelompok IPA

Fisika

Cakupan resmi TKA Fisika difokuskan pada empat elemen materi inti, yaitu kinematika, dinamika, fluida, dan gelombang. Materi kalor serta termodinamika dan kelistrikan berada di luar cakupan resmi, sehingga siswa sebaiknya memprioritaskan waktu belajar pada keempat elemen tersebut lebih dulu.

  • Kinematika: gerak lurus, gerak parabola, dan gerak melingkar.
  • Dinamika: hukum Newton, gaya gesek, usaha dan energi.
  • Fluida: fluida statis dan fluida dinamis beserta penerapannya.
  • Gelombang: gelombang mekanik, bunyi, dan sifat-sifat gelombang.

Kimia

Materi Kimia terbagi dalam empat elemen besar.

  • Kimia dasar: struktur atom, ikatan kimia, dan hukum-hukum dasar kimia.
  • Kimia analitik: stoikiometri, konsentrasi larutan, dan titrasi.
  • Kimia fisik: termokimia, laju reaksi, kesetimbangan, serta sifat koligatif larutan.
  • Kimia organik: gugus fungsi, tata nama senyawa karbon, dan reaksi-reaksi dasar senyawa organik.

Biologi

Materi Biologi juga mencakup empat elemen utama.

  • Keanekaragaman hayati: klasifikasi makhluk hidup dan ekosistem.
  • Sel: struktur sel, organel, dan fungsinya, termasuk proses respirasi sel.
  • Proses pada makhluk hidup: metabolisme, reproduksi, pewarisan sifat, dan koordinasi tubuh.
  • Keterampilan proses: kemampuan merancang dan menafsirkan hasil percobaan sederhana.

Kelompok IPS dan Humaniora

Ekonomi

Materi Ekonomi mencakup lima elemen, yaitu konsep dasar ilmu ekonomi, ekonomi mikro dan makro, ekonomi internasional, serta akuntansi keuangan dasar. Siswa perlu memahami bagaimana kebijakan moneter seperti perubahan suku bunga memengaruhi perilaku konsumsi dan investasi masyarakat, sebab jenis soal semacam ini kerap muncul dalam bentuk kasus kontekstual.

Sosiologi

Materi Sosiologi mencakup lima elemen, yaitu sosiologi sebagai ilmu, hubungan dan gejala sosial, penelitian sosial, kelompok sosial serta kesetaraan dan konflik, dan perubahan sosial akibat globalisasi.

Geografi

Materi Geografi mencakup enam elemen, meliputi wilayah dan lingkungan, proses yang memengaruhi lingkungan fisik dan sosial, interaksi antara manusia dan lingkungan fisik, mitigasi dan adaptasi terhadap bencana, serta fenomena geografi yang dijumpai sehari-hari. Contoh soal yang sering diangkat adalah kasus bencana geologis atau hidroklimatologis, lalu siswa diminta menganalisis bentuk mitigasi yang tepat.

Sejarah

Materi Sejarah mencakup beberapa elemen besar, di antaranya pengantar ilmu sejarah, kerajaan Hindu-Buddha dan Islam di Nusantara, perlawanan terhadap bangsa Eropa, pergerakan nasional hingga Proklamasi Kemerdekaan, serta perkembangan dari masa Revolusi hingga era Demokrasi Terpimpin.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Mapel ini menguji pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, konstitusi, hak dan kewajiban warga negara, serta isu kewarganegaraan kontekstual yang relevan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain mapel di atas, kisi-kisi resmi juga mencantumkan pilihan lain seperti Antropologi serta sejumlah bahasa asing, yaitu Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, dan Bahasa Arab, yang bisa dipilih siswa sesuai program peminatan bahasa di sekolah masing-masing.

Kisi-kisi dapat berubah. Selalu cek pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara sebelum menetapkan mata pelajaran pilihan secara final, terutama karena pilihan ini akan berkaitan langsung dengan program studi yang bisa dituju di jalur SNBP nantinya.

Strategi Belajar Berdasarkan Kisi-Kisi

Memahami kisi-kisi saja tidak cukup tanpa strategi belajar yang terarah. Berikut pendekatan belajar per kelompok mata pelajaran yang bisa diterapkan siswa kelas 12.

Untuk Matematika, mulailah dari penguasaan konsep dasar aljabar dan bilangan sebelum masuk ke topik yang lebih kompleks seperti trigonometri dan matriks. Banyak siswa terjebak langsung mengerjakan soal sulit padahal fondasi dasarnya belum kuat. Latihan soal cerita berbasis data jauh lebih penting daripada menghafal rumus tanpa konteks, sebab TKA jarang menyajikan soal hitung murni.

Untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, perbanyak latihan membaca teks panjang dengan berbagai genre, lalu latih diri menjawab pertanyaan tentang ide pokok, makna tersirat, dan tujuan penulis. Kecepatan membaca dan kemampuan menyimpulkan menjadi kunci utama, bukan hafalan kosakata terpisah.

Untuk kelompok IPA, fokuskan belajar pada elemen yang benar-benar masuk cakupan resmi. Jangan buang waktu mendalami topik yang justru di luar kisi-kisi, seperti termodinamika atau kelistrikan pada Fisika jika memang tidak termasuk elemen yang diujikan. Latih kemampuan membaca grafik dan data eksperimen karena soal sering disajikan dalam bentuk stimulus ilmiah.

Untuk kelompok IPS dan Humaniora, latih kemampuan menganalisis studi kasus nyata, misalnya dampak kebijakan ekonomi, fenomena sosial di masyarakat, atau peristiwa sejarah yang dikaitkan dengan konteks kekinian. Soal-soal di kelompok ini cenderung naratif dan menuntut penalaran, bukan sekadar mengingat tanggal atau nama tokoh.

Beberapa prinsip belajar umum yang berlaku lintas mata pelajaran:

  1. Pelajari ulang materi inti dari kelas 10 hingga 12 secara bertahap, jangan menunggu mendekati hari ujian.
  2. Latih soal-soal HOTS dari sumber resmi Kemendikbud dan bank soal terpercaya.
  3. Terapkan metode belajar terjadwal harian agar materi tidak menumpuk di akhir.
  4. Biasakan membaca dan menafsirkan grafik, tabel, serta data visual pada setiap mata pelajaran.
  5. Simulasikan ujian dengan batas waktu yang mendekati kondisi TKA sesungguhnya agar terbiasa dengan tekanan waktu.
  6. Evaluasi hasil latihan secara rutin untuk mengetahui materi mana yang masih lemah.

Contoh Soal dan Pembahasan

Berikut beberapa contoh soal representatif untuk menggambarkan pola HOTS yang biasa muncul pada TKA. Contoh ini disusun sebagai ilustrasi pola soal, bukan soal resmi dari lembaga penyelenggara.

Contoh 1, Biologi Sebuah sel mengalami gangguan pasokan oksigen sehingga proses respirasi selulernya terganggu. Organel manakah yang paling berperan langsung dalam proses tersebut? Pembahasan: jawabannya adalah mitokondria, karena organel ini berfungsi sebagai pusat respirasi sel yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP melalui proses yang membutuhkan oksigen.

Contoh 2, Ekonomi Bank sentral menaikkan suku bunga acuan. Pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan dampaknya terhadap perilaku konsumsi masyarakat? Pembahasan: kenaikan suku bunga membuat biaya pinjaman menjadi lebih mahal, sehingga masyarakat cenderung menahan konsumsi dan lebih memilih menabung, akibatnya tingkat konsumsi agregat menurun.

Contoh 3, Matematika Sebuah data menunjukkan hasil ulangan lima siswa dengan nilai bervariasi. Siswa diminta menentukan median dari sekumpulan data tersebut setelah data diurutkan. Pembahasan: langkah pertama adalah mengurutkan seluruh data dari terkecil ke terbesar, kemudian menentukan nilai tengah jika jumlah data ganjil, atau rata-rata dua nilai tengah jika jumlah data genap. Soal semacam ini menuntut ketelitian mengurutkan data sebelum menghitung.

Contoh 4, Geografi Sebuah wilayah pertanian di sekitar gunung berapi pernah tertimbun abu vulkanik akibat letusan pada masa lalu, namun kini tanahnya justru subur dan cocok untuk budi daya sayuran. Siswa diminta menilai kebenaran beberapa pernyataan terkait hubungan antara aktivitas vulkanik dan kesuburan lahan. Pembahasan: material vulkanik mengandung mineral yang tinggi, sehingga setelah mengalami pelapukan dalam jangka waktu tertentu, tanah di sekitar gunung berapi cenderung menjadi lebih subur dibanding daerah lain, meskipun pada awal letusan justru merusak lahan pertanian yang ada.

Pola di atas menunjukkan bahwa TKA selalu meminta siswa memahami konteks dan hubungan sebab akibat, bukan sekadar mengenali fakta secara terpisah.

Tips Menghadapi TKA SMA 2026

  1. Mulai belajar dari sekarang secara bertahap, jangan menunggu mendekati masa pendaftaran atau pelaksanaan ujian.
  2. Pelajari kisi-kisi resmi per mata pelajaran agar waktu belajar lebih terarah dan tidak melebar ke materi yang tidak diujikan.
  3. Prioritaskan pemahaman konsep dibanding hafalan rumus atau fakta lepas.
  4. Perbanyak latihan soal HOTS dan soal berbasis stimulus, bukan hanya soal hitung sederhana.
  5. Latih kemampuan membaca cepat dan menafsirkan data, grafik, serta tabel pada berbagai mata pelajaran.
  6. Simulasikan ujian dengan batas waktu nyata agar terbiasa mengatur ritme pengerjaan.
  7. Pilih dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan rencana program studi di perguruan tinggi, bukan sekadar yang terlihat mudah.
  8. Jaga kondisi fisik dan mental, termasuk waktu tidur yang cukup menjelang hari pelaksanaan.
  9. Ikuti simulasi dan gladi bersih yang diselenggarakan sekolah agar familiar dengan sistem ujian berbasis komputer.
  10. Pantau terus kanal resmi Kemendikdasmen untuk memastikan tidak ada perubahan jadwal atau ketentuan mendadak.

Kesimpulan

TKA SMA 2026 menempati posisi penting bagi siswa kelas 12 yang berencana melanjutkan pendidikan lewat jalur SNBP, karena hasilnya kini menjadi validator nilai rapor sekaligus salah satu pertimbangan jalur prestasi akademik. Kisi-kisi resminya mencakup tiga mata pelajaran wajib, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, ditambah dua mata pelajaran pilihan dari kelompok IPA maupun IPS dan Humaniora sesuai minat siswa. Format soalnya menekankan kemampuan bernalar tingkat tinggi melalui soal kontekstual, bukan sekadar hafalan.

Persiapan yang matang dimulai dari memahami cakupan materi resmi, melatih konsep secara bertahap, dan membiasakan diri dengan pola soal HOTS jauh sebelum jadwal pelaksanaan tiba. Kisi-kisi dapat berubah. Selalu cek pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara agar rencana belajar tetap relevan dengan ketentuan terbaru.

Jika artikel ini membantu, jangan ragu menyimpannya sebagai referensi belajar atau membagikannya kepada teman sekelas yang juga sedang bersiap menghadapi TKA SMA 2026.

Sumber Referensi Resmi

  • Kemendikdasmen, https://www.kemendikdasmen.go.id
  • Pusat Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen, https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id
  • Portal resmi pendaftaran dan hasil TKA, https://tka.kemendikdasmen.go.id
  • Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), https://bskap.kemendikdasmen.go.id
  • Peraturan BSKAP Nomor 045/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA Jenjang SMA/MA/SMK Sederajat, dapat diakses melalui laman BSKAP di atas
  • Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, dapat diakses melalui laman Kemendikdasmen di atas

FAQ Seputar TKA SMA 2026

Apa saja mapel wajib TKA SMA 2026?

Tiga mata pelajaran wajib yang diikuti seluruh peserta adalah Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Apa saja mapel pilihan TKA SMA 2026?

Mapel pilihan terbagi dua kelompok, yaitu kelompok IPA berupa Fisika, Kimia, dan Biologi, serta kelompok IPS dan Humaniora berupa Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Sejarah, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Ada juga pilihan tambahan seperti Antropologi dan beberapa bahasa asing.

Bagaimana kisi-kisi Matematika TKA SMA 2026?

Kisi-kisi Matematika mencakup lima elemen, yaitu bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, trigonometri, serta data dan peluang, dengan penekanan pada soal kontekstual yang menuntut penalaran, bukan hafalan rumus.

Apa bobot soal Bahasa Inggris pada TKA SMA 2026?

Bahasa Inggris menitikberatkan pada reading comprehension berbagai jenis teks serta grammar terapan seperti tenses, clauses, modals, passive voice, dan conditional sentences. Rincian bobot per aspek dapat berbeda tiap tahun, jadi selalu cek kisi-kisi resmi terbaru.

Kapan jadwal pelaksanaan TKA SMA 2026?

Berdasarkan jadwal terbaru, pendaftaran berlangsung 27 Juli hingga 27 September 2026, simulasi 21 hingga 27 September 2026, gladi bersih 5 hingga 18 Oktober 2026, pelaksanaan utama 26 Oktober hingga 8 November 2026, pelaksanaan susulan 16 hingga 29 November 2026, dan pengumuman hasil pada 23 Desember 2026.

Related Articles