You are currently viewing Prodi SAP Itera Edukasi Kesiapsiagaan Bencana kepada Siswa SLB-A Bina Insani

Prodi SAP Itera Edukasi Kesiapsiagaan Bencana kepada Siswa SLB-A Bina Insani

 

ITERA NEWS-Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAP) Institut Teknologi Sumatera (Itera) memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada siswa SLB-A Bina Insani, Lampung, melalui kegiatan kunjungan dan sosialisasi kebencanaan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang secara inklusif dan interaktif agar materi kebencanaan dapat dipahami oleh Teman Netra dan Teman Tuli dari jenjang SD hingga SMA.

Edukasi disampaikan oleh dosen Prodi SAP Itera, Khanifah Afifi, S.Si., M.Si., dengan materi utama mengenai gempa bumi dan cuaca ekstrem. Para siswa diajak mengenali potensi ancaman bencana serta memahami langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan diri saat bencana terjadi.

Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan peserta, materi disampaikan melalui pendekatan interaktif, termasuk gerakan sederhana dan lagu yang mudah dihafalkan. Pendekatan tersebut membuat pembelajaran mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan bencana berlangsung secara menyenangkan sekaligus membantu siswa mengingat langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam kondisi darurat.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi gempa bumi. Para siswa diperkenalkan dengan jalur evakuasi dan diajak mempraktikkan proses evakuasi ketika terjadi gempa. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai tas siaga bencana dan perlengkapan penting yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi kondisi darurat.

Salah satu peserta, Gadis, siswa kelas XI SLB-A Bina Insani, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. Ia juga menceritakan pengalamannya menghadapi bencana saat tinggal di asrama di kawasan Kemiling.

“Kegiatannya seru dan menyenangkan. Gadis senang bisa mendapatkan materi yang sebelumnya belum tahu, jadi sekarang lebih tahu tentang bencana dan apa yang harus dilakukan. Gadis juga pernah mengalami banjir di asrama di Kemiling pada 2024 dan sempat panik. Sebelumnya, pada 2018, pernah juga merasakan dampak gempa sampai ke asrama. Jadi, Gadis senang sekali kedatangan teman-teman yang membawakan materi seperti ini karena bisa menambah pengetahuan sekaligus memotivasi,” ujar Gadis.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Lesi Mareta, S.Si., M.Si., mengatakan edukasi kebencanaan diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kami berharap apa yang dipelajari hari ini tidak berhenti ketika kegiatan ini selesai. Pengetahuan dan pengalaman dari simulasi ini diharapkan dapat membantu adik-adik menjadi lebih siap dan memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi bencana. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi awal dari hubungan dan kerja sama yang baik antara SLB-A Bina Insani dengan Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Itera,” ujar Lesi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai melalui Hibah Penguatan Kelompok Keahlian Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Prodi SAP Itera turut mendorong peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak dini, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan bersama SLB-A Bina Insani juga menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan dapat disampaikan secara inklusif dengan menyesuaikan metode pembelajaran terhadap kebutuhan peserta. Dengan pendekatan yang tepat, pengetahuan mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan bencana dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk Teman Netra dan Teman Tuli. (Rilis/Humas)