Lebih dari 2.000 Mahasiswa Itera Ikuti Asistensi Mata Kuliah Agama dan Etika Islam

Lebih dari 2.000 Mahasiswa Itera Ikuti Asistensi Mata Kuliah Agama dan Etika Islam

Print Friendly, PDF & Email

ITERA NEWS — Institut Teknologi Sumatera (Itera) melaksanakan asistensi Mata Kuliah Agama dan Etika Islam yang diikuti lebih dari 2.000 mahasiswa pada Jumat–Sabtu, 15–16 Mei 2026, di Masjid At-Tanwir Itera. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan pembelajaran keislaman yang tidak hanya berfokus pada aspek teori, tetapi juga praktik dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Pelaksanaan asistensi dibagi menjadi dua sesi. Pada Jumat, 15 Mei 2026, kegiatan diikuti mahasiswa ikhwan, sedangkan sesi mahasiswi akhwat dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Pembagian sesi dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang lebih tertib dan kondusif sesuai dengan tata nilai pembelajaran keislaman di lingkungan kampus.

Dosen Mata Kuliah Agama dan Etika Islam Itera, Muhammad Khumaidi, dalam materinya menekankan pentingnya istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai keislaman di tengah aktivitas akademik dan kehidupan kampus. Menurutnya, mahasiswa di perguruan tinggi berbasis teknologi tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga perlu membangun karakter, akhlak, serta kesadaran spiritual yang kuat.

Nilai-nilai seperti kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial perlu terus diterapkan dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari mahasiswa

Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai seperti kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial perlu terus diterapkan dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari mahasiswa. Dengan demikian, pembelajaran agama tidak berhenti pada aspek pemahaman materi, tetapi juga membentuk perilaku dan karakter mahasiswa.

Kegiatan asistensi turut melibatkan para asisten Mata Kuliah Agama dan Etika Islam yang akan mendampingi mahasiswa dalam praktik keislaman selama proses pembelajaran berlangsung. Pendampingan tersebut dilakukan agar mahasiswa dapat menerapkan materi yang diperoleh secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Asistensi akan berlanjut secara mandiri bersama para asisten hingga tiga pertemuan sebelum pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Melalui kegiatan ini, Itera mendorong penguatan pemahaman keislaman mahasiswa sekaligus membangun lingkungan kampus yang mendukung pembentukan karakter dan akhlak mulia.

Kegiatan asistensi Mata Kuliah Agama dan Etika Islam juga menjadi bagian dari upaya Itera dalam membentuk lulusan yang unggul secara akademik, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki integritas dan nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat. (Rilis/Humas)