You are currently viewing Kunjungi Itera, Siswa SMPN 15 Bandar Lampung Belajar Cegah Kebakaran Hutan

Kunjungi Itera, Siswa SMPN 15 Bandar Lampung Belajar Cegah Kebakaran Hutan

 

ITERA NEWS-Program Studi Rekayasa Kehutanan, Institut Teknologi Sumatera (Itera), menerima kunjungan edukatif dari SMP Negeri 15 Bandar Lampung pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti 256 siswa kelas VII dan 20 guru pendamping ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pelestarian hutan dan pencegahan kebakaran hutan melalui pembelajaran interaktif dan praktik langsung.

Rombongan SMP Negeri 15 Bandar Lampung disambut oleh Rio Ardiansyah Murda, S.Hut., M.Si., selaku perwakilan Program Studi Rekayasa Kehutanan Itera. Kegiatan diawali dengan pertunjukan drama edukatif bertema pelestarian hutan dan bahaya kebakaran hutan yang dipandu oleh Yossi Dharma, S.Si., M.Si. Melalui pertunjukan tersebut, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan serta mengenali dampak kebakaran hutan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

Setelah pertunjukan, siswa mengikuti penyampaian materi tentang hutan dan upaya pencegahan kebakaran hutan oleh Khoryfatul Munawaroh, M.Si. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan serta langkah-langkah pencegahan kebakaran. Untuk memperkuat pemahaman tersebut, siswa kemudian mengikuti praktik pemadaman api yang didampingi oleh Tim Pusat Analisis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Itera.

Melalui praktik tersebut, siswa berkesempatan mengenal teknik dasar penanganan kebakaran sekaligus memahami pentingnya keselamatan dalam proses pemadaman api. Pembelajaran yang memadukan penyampaian materi dan praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk menghubungkan pengetahuan dengan penerapannya dalam situasi nyata.

Selain mempelajari pencegahan kebakaran hutan, siswa diperkenalkan pada berbagai bidang keilmuan di Program Studi Rekayasa Kehutanan Itera melalui peragaan bahan ajar dan koleksi laboratorium. Kegiatan yang dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Rekayasa Kehutanan (FORESTA) Itera ini mencakup empat bidang utama, yaitu silvikultur, teknologi hasil hutan, konservasi keanekaragaman hayati, dan manajemen hutan.

Melalui pengenalan tersebut, siswa memperoleh gambaran tentang ruang lingkup ilmu kehutanan, mulai dari pembangunan dan pemeliharaan tegakan hutan, pemanfaatan hasil hutan, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai peran ilmu kehutanan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.

Pada akhir kegiatan, Koordinator Program Studi Rekayasa Kehutanan Itera, Agung Yoga Pangestu, S.Hut., M.Sc., menyerahkan plakat kepada perwakilan SMP Negeri 15 Bandar Lampung sebagai bentuk apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan dan memiliki kesadaran untuk mencegah kebakaran hutan sejak dini,” ujar Agung.

Agung mengatakan bahwa kunjungan edukatif ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai ilmu kehutanan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan dan memiliki kesadaran untuk mencegah kebakaran hutan sejak dini,” ujar Agung.

Melalui rangkaian kegiatan yang memadukan pertunjukan drama, penyampaian materi, praktik pemadaman api, dan pengenalan laboratorium, Program Studi Rekayasa Kehutanan Itera berupaya mengenalkan ilmu kehutanan secara menarik dan aplikatif kepada siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian hutan dan lingkungan. (Rilis/Humas)