ITERA NEWS – Upaya mewujudkan kampus aman terus dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Itera. Salah satunya dengan mengawal program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke-17 yang akan dilaksanakan dengan membekali mahasiswa pemahaman pencegahan dan penanganan kekerasan sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Aman Bertugas: Bekal Anti-Kekerasan untuk Mahasiswa KKN”, sosialisasi dilaksanakan dalam rangkaian pembekalan mahasiswa KKN yang diadakan di Aula Gedung Kuliah Umum 1 Itera, Selasa, 23 Juni 2026. Sosialisasi bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap berbagai bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi selama pelaksanaan KKN, baik dalam interaksi antaranggota kelompok, dengan masyarakat, maupun dengan mitra di lapangan.
Ketua Satgas PPKPT Itera, Martasari Beti Pangestuti, S.T., M.T., menjelaskan bahwa mahasiswa perlu memahami pentingnya membangun budaya saling menghormati selama menjalankan KKN. Selain memberikan edukasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan, Satgas PPKPT juga menekankan pentingnya menjaga batasan dan menghormati ruang pribadi setiap individu.
Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya pemisahan posko mahasiswa dan mahasiswi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta. Pesan tersebut dirangkum dalam slogan, “Pisah posko bukan soal menjauh, tapi soal menjaga. Menjaga batas, menghormati ruang, dan menciptakan rasa aman dan nyaman.”
Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya pemisahan posko mahasiswa dan mahasiswi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta. Pesan tersebut dirangkum dalam slogan, “Pisah posko bukan soal menjauh, tapi soal menjaga. Menjaga batas, menghormati ruang, dan menciptakan rasa aman dan nyaman.”
Dalam kesempatan tersebut, Satgas PPKPT juga mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan mekanisme pelaporan resmi apabila mengalami atau menyaksikan dugaan kekerasan. Pelaporan melalui kanal resmi dinilai penting untuk menjaga kerahasiaan, melindungi korban, serta memastikan proses penanganan berlangsung secara tepat dan profesional. Karena itu, mahasiswa diimbau tidak terburu-buru menyebarluaskan informasi terkait dugaan kasus kekerasan melalui media sosial.
Melalui pembekalan ini, Satgas PPKPT Itera berharap mahasiswa KKN dapat menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati, kesetaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta KKN turut menandatangani Pakta Integritas yang berisi kesediaan untuk mematuhi prinsip-prinsip pencegahan dan penanganan kekerasan selama menjalankan program KKN. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Itera dalam memperkuat budaya Kampus Aman di lingkungan akademik maupun dalam setiap kegiatan pengabdian kepada masyarakat. (Rilis/Humas)


