ITERA NEWS – Institut Teknologi Sumatera (Itera) membuka skema penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Afirmasi Putra Daerah Lampung sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan kesempatan belajar yang lebih merata, khususnya pada bidang sains dan teknologi.
Skema tersebut diintegrasikan dalam Seleksi Mandiri Terpadu (SMT) Itera 2026 yang pendaftarannya masih berlangsung hingga 29 Juni 2026. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui laman smt.itera.ac.id.
Program ini diumumkan langsung oleh Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Gedung A Itera, Kamis, 18 Juni 2026.
Rektor Itera menjelaskan, kebijakan afirmasi dirancang untuk memastikan peluang melanjutkan pendidikan tinggi tidak hanya terkonsentrasi pada wilayah tertentu, melainkan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh Lampung.
“Kami ingin putra-putri terbaik dari 15 kabupaten dan kota di Lampung memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi di Itera. Harapannya, lulusan yang berasal dari daerah dapat kembali dan berkontribusi membangun daerahnya masing-masing,” ujar Rektor.
Kami ingin putra-putri terbaik dari 15 kabupaten dan kota di Lampung memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi di Itera. Harapannya, lulusan yang berasal dari daerah dapat kembali dan berkontribusi membangun daerahnya masing-masing
Ia menegaskan, mahasiswa yang diterima melalui skema tersebut tidak akan dikenakan biaya tambahan. Penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua atau wali mahasiswa.
Kebijakan ini juga akan terus dievaluasi dan disempurnakan berdasarkan perkembangan data sebaran mahasiswa asal Lampung. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam pengembangan program beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi.
Lima Daerah Prioritas
Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Itera Dr. Abdul Rajak, M.Si., menyampaikan, pembukaan jalur afirmasi berangkat dari evaluasi terhadap komposisi mahasiswa asal Lampung dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun jumlah mahasiswa dari provinsi ini terus meningkat, keterwakilan dari sejumlah wilayah masih relatif rendah.
Data lima tahun terakhir menunjukkan lima wilayah dengan persentase mahasiswa terendah di Itera berasal dari Kabupaten Tanggamus (3,16%), Kabupaten Way Kanan (2,72%), Kabupaten Tulang Bawang Barat (1,73%), Kabupaten Pesisir Barat (0,92%), dan Kabupaten Mesuji (0,61%).
Menurutnya, temuan tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan yang bertujuan memperluas peluang bagi calon mahasiswa dari wilayah-wilayah yang selama ini belum banyak terwakili di lingkungan kampus.
Data lima tahun terakhir menunjukkan lima wilayah dengan persentase mahasiswa terendah di Itera berasal dari Kabupaten Tanggamus (3,16%), Kabupaten Way Kanan (2,72%), Kabupaten Tulang Bawang Barat (1,73%), Kabupaten Pesisir Barat (0,92%), dan Kabupaten Mesuji (0,61%)
Sementara itu, hingga Kamis (18/6/2026), sebanyak 576 peserta telah menyelesaikan proses pendaftaran SMT Itera melalui tiga skema seleksi yang tersedia, yakni peserta yang belum lulus melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), peserta yang belum lulus melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta peserta Jalur Prestasi Khusus.
Dr. Abdul Rajak menjelaskan, seluruh data pendaftar yang telah masuk ke dalam sistem SMT akan menjadi dasar dalam pelaksanaan program afirmasi. Karena itu, kebijakan ini tidak disertai pembukaan jalur pendaftaran baru, melainkan memanfaatkan basis data peserta yang telah mengikuti proses seleksi mandiri. Penetapan kuota nantinya akan mempertimbangkan sebaran asal pendaftar, tingkat keterwakilan masing-masing wilayah, serta kapasitas penerimaan yang tersedia.
Ia memastikan seluruh tahapan seleksi tetap dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui kebijakan ini, Itera berharap semakin banyak putra-putri terbaik dari seluruh penjuru Lampung dapat mengenyam pendidikan tinggi dan pada akhirnya berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah serta pembangunan nasional. (Humas)




